Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Menurut Bloomberg Billionaires Index, 10 orang terkaya di dunia mengalami kerugian US$ 74 miliar di atas kertas setelah kemerosotan pasar minggu ini.
Melansir Business Insider, tarif besar-besaran yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump pada Rabu sore memicu kekacauan pasar.
Saham mengalami kerugian terburuk dalam satu hari dalam lima tahun pada Kamis (3/4/2025). Indeks S&P 500 turun hampir 5%, Dow kehilangan 1.679 poin, dan indeks komposit Nasdaq anjlok 6%.
Berikut adalah jumlah kerugian yang dialami orang-orang terkaya sejak pengumuman tarif dan bagaimana perbandingannya dengan kekayaan bersih mereka, menurut Bloomberg:
Elon Musk
- US$ 11,0 miliar (-2,5%)
Kekayaan bersih Elon Musk telah mengalami fluktuasi yang sangat besar selama beberapa minggu terakhir, karena keterlibatannya dengan kantor DOGE Gedung Putih telah menarik kemarahan publik dan boikot terhadap Tesla, yang menyebabkan saham Tesla turun.
Kekayaan Musk sebagian besar berasal dari sahamnya di Tesla, tetapi ia juga merupakan CEO X/Twitter, Neuralink, Boring Company, dan SpaceX. Kekayaannya mencapai US$ 322 miliar, menurut Bloomberg Billionaires Index, yang menjadikannya orang terkaya di dunia.
Baca Juga: 10 Orang Terkaya di Dunia Periode April 2025
Jeff Bezos
- US$ 15,9 miliar (-6,7%)
Bezos adalah pendiri dan ketua eksekutif Amazon, dan kekayaannya mencapai US$ 201 miliar. Dia juga memiliki The Washington Post, yang dibelinya pada tahun 2013. Bezos mengundurkan diri sebagai CEO Amazon pada tahun 2021.
Mark Zuckerberg
- US$ 17,9 miliar (-8,6%)
Mark Zuckerberg telah menghadapi kritik karena mencabut pemeriksaan fakta pada platform Meta, termasuk Facebook, Threads, dan Instagram, dan menggantinya dengan "catatan komunitas."
Zuckerberg adalah salah satu pendiri, ketua, dan CEO Meta, yang membuatnya memiliki kekayaan bersih sebesar $189 miliar.
Warren Buffet
- US$ 2,57 miliar (-1,8%)
Warren Buffett, dengan kekayaan bersih sebesar US$ 165 miliar, adalah ketua dan CEO Berkshire Hathaway, sebuah perusahaan induk konglomerat multinasional. Melalui Berkshire, Buffett memiliki berbagai macam bisnis, termasuk GEICO, BNSF Railway, dan Dairy Queen.
Kepemilikan terbesar Berkshire Hathaway adalah Apple, yang mencakup sekitar 20% dari portofolionya.
Baca Juga: Mengurai Tentakel Bisnis Orang Terkaya RI Low Tuck Kwong, Kini Tak Cuma Batubara