kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -12.000   -0,46%
  • USD/IDR 18.110   14,00   0,08%
  • IDX 6.080   -50,34   -0,82%
  • KOMPAS100 795   -4,62   -0,58%
  • LQ45 606   -2,06   -0,34%
  • ISSI 210   -1,84   -0,87%
  • IDX30 341   -0,68   -0,20%
  • IDXHIDIV20 423   -0,09   -0,02%
  • IDX80 91   -0,42   -0,46%
  • IDXV30 116   -0,32   -0,28%
  • IDXQ30 109   -0,09   -0,08%

Begitu tahu hendak dimakzulkan, Trump langsung telepon Ketua DPR AS


Rabu, 25 September 2019 / 21:48 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

Politisi dari Partai Demokrat itu menyebutkan, Trump sudah melanggar konstitusi dengan meminta Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mencari kesalahan Biden.

Percakapan Trump dan Zelensky pada Juli lalu terjadi beberapa hari setelah dia memerintahkan penangguhan bantuan militer senilai hampir US$ 400 juta.

"Presiden harus bertanggungjawab. Tidak ada orang yang berada di atas hukum," ujar Pelosi saat mengumumkan penyelidikan pemakzulan atas Trump.

Baca Juga: Ramai bahas pemakzulan Trump, begini proses untuk melengserkan seorang Presiden AS

Gedung Putih kemudian memberi izin perilisan transkrip percakapan Trump dan Zelensky yang "tidak diedit dan rahasia".

Presiden dari Partai Republik itu mengakui, menyebut nama Biden dalam percakapan telepon. Tapi, Trump bersikukuh, masih dalam taraf "wajar".

Gedung Putih awalnya menolak menyediakan detail keluhan si whistleblower kepada Kongres AS. Tetapi, mereka setuju setelah melalui proses pemindaian percakapan rahasia.

Penulis: Ardi Priyatno Utomo

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dirinya Hendak Dimakzulkan, Trump Telepon Ketua DPR AS"




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×