kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Berhasil melewati badai krisis di Asia Tenggara (2)


Jumat, 12 April 2019 / 09:30 WIB

Berhasil melewati badai krisis di Asia Tenggara (2)


Krisis ekonomi di tahun 1990-an menjadi ujian bagi para pebisnis terutama yang berada di Asia Tenggara. Tak banyak yang berhasil melewati mulus apalagi di dunia perbankan. Di saat banyak yang menjual bank, Krit Ratanarak malahan bisa menyelesaikan rekapitalisasi bank miliknya. Hasilnya Bank of Ayudhya menjadi salah satu perbankan papan atas di Thailand. Perusahaan asing juga memiliki saham di bank yang nilai pasarnya lebih dari US$ 7,2 miliar ini.

Pebisnis yang andal, akan teruji saat bisa melewati badai krisis perekonomian. Banyak pengusaha Asia Tenggara yang harus menghadapi krisis ekonomi terbesar sepanjang sejarah di awal 1990-an silam.

Mereka yang lolos dari krisis bisa meraih kesuksesan. Nah, salah satunya Krit Ratanarak seorang miliarder dunia asal Thailand ini menjadi salah satu pengusaha yang bisa lolos dari jeratan krisis ekonomi dan bisnisnya semakin membesar.

Krit Ratanarak merupakan seorang warga Thailand yang masuk ke dalam daftar miliarder dunia versi majalah Forbes. Di daftar tersebut, Krit menempati peringkat ke-1.057 orang terkaya dunia. Sedangkan dalam skala Thailand, Krit merupakan orang terkaya keenam. Forbes mencatat kekayaan Krit hingga kini mencapai US$ 1,9 miliar.

Krit terbilang sukses merambah banyak bidang usaha. Saat ini, krit memimpin Bangkok Broadcasting & Television Company (Channel 7). Ia juga memimpin perusahaan di bidang keuangan seperti Bank of Ayudhya, Krungsri Bank, Allianz Ayudhya, Sri Ayudhya Capital, dan Matching Studio. Termasuk perusahaan semen ternama di Thailand yakni Siam City Cement.

Bayangkan ia berhasil melewati badai krisis dengan membawa perusahaan yang dirintis oleh ayahnya dalam krisis ekonomi tahun 1997 silam.

Krit memang lahir dari suratan tangan orang sukses. Ayahnya merupakan pebisnis ternama Thailand, Chuan Ratanarak. Imigran asal Tiongkok yang kemudian menjadi warga negara Thailand. Di peta bisnis Thailand, Chuan merupakan seorang bankir ternama.

Ia adalah founder Bank of Ayudhya, Siam City Cement dan Bangkok Broadcasting and Television. Ya, Chuan adalah pendiri dari semua perusahaan yang kini dikendalikan oleh krit. Bisnis yang dimiliki oleh keluarga Krit tersebar di berbagai sektor, mulai media, real estat hingga semen, dan bank.

Namun tak banyak yang bisa mengetahui perjalanan kehidupan keluarga Ratanarak. Forbes menyebutkan, kehidupan keluarga pengusaha ini rahasia dan tertutup.

Krit lahir di Bangkok pada 19 April 1946. Anak pertama dari enam bersaudara ini mendapatkan gelar MBA dari The Eastern New Mexico University. Empat saudaranya yang perempuan tinggal di luar Bangkok, Thailand. Tetapi ia mengikuti sang ibu yang memilih untuk tinggal di negara asalnya.

Urusan rumah tangganya juga tidak terlalu sukses. Ia berstatus bercerai dari istrinya dengan mempunyai satu orang anak.

Saat memimpin Bank of Ayudhya tahun 1982, Krit memang langsung membesarkan perusahaan ini. Pada tahun 1998, saat bank-bank lain tutup atau dinasionalisasi, Krit menyelesaikan rekapitalisasi Bank Ayudhya, dan bank terus meningkatkan kinerjanya setelah krisis.

Setelah melewati krisis , ia menjadi satu dari delapan kelompok bisnis yang berada di top 40 asal Thailand pada tahun 1979 dan bisa bertahan di puncak peringkat pada tahun 2009. Kini nilai pasar Bank of Ayudhya mencapai lebih dari US $ 7 miliar.

Namun karena alasan aturan batas kepemilikan saham maka Krit dan keluarganya harus melepas perlahan-lahan kepemilikan di beberapa perusahaan keuangannya.

Namun Krit tidak begitu saja melepas kepemilikan sahamnya. Ia mencari pembeli saham perusahaanya yang memang sudah ahli dalam berbisnis. Nama perusahaan seperti GE Capital dan Mitsubishi UFJ Financial Group Jepang menjadi salah satu investor yang masuk dalam bank milik Krit. Hasilnya, Bank of Ayudhya menjadi salah perbankan papan atas di Thailand.

(Bersambung)


Reporter: Ahmad Ghifari
Editor: Tri Adi

Video Pilihan


Close [X]
×