kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.774   17,00   0,10%
  • IDX 6.219   12,95   0,21%
  • KOMPAS100 822   1,98   0,24%
  • LQ45 630   -1,26   -0,20%
  • ISSI 220   1,69   0,78%
  • IDX30 359   -1,30   -0,36%
  • IDXHIDIV20 445   -1,77   -0,40%
  • IDX80 95   0,17   0,18%
  • IDXV30 123   -0,21   -0,17%
  • IDXQ30 116   -0,64   -0,55%

Bill Gates: Steve Jobs adalah penyihir yang menyelamatkan Apple dari kematian


Selasa, 09 Juli 2019 / 23:00 WIB


Sumber: CNN | Editor: Tendi Mahadi

Dan dia sangat memotivasi terkait bakat tersebut. Jadi dia membawa beberapa hal yang sangat positif," lanjutnya.

Gates mengatakan Jobs memiliki cara untuk membalikkan kegagalan dengan menggunakan 'mantra', baik pada stafnya sendiri maupun kepada pihak luar.

Gates bahkan menganalogikan dirinya hanya seorang penyihir ecek-ecek setelah melihat 'mantra' yang dibacakan Jobs.

Baca Juga: Penyelesaian perceraian Jeff Bezos dan istrinya catat rekor sebesar Rp 540 triliun

Satu contoh yang menonjol menurut gates adalah, setelah mendirikan Apple bersama koleganya, Jobs membangun sebuah perusahaan bernama NeXT yang menemui kegagalan besar.

Namun, Jobs berhasil menarik perhatian publik kepada NeXT, hingga akhirnya ia menjual perusahaan tersebut ke Apple pada tahun 1996.

"Itu benar-benar omong kosong, tetapi dia memikat orang-orang itu untuk membelinya," kata Gates. 

"Steve benar-benar kasus luar biasa di mana perusahaan berada di jalan yang benar untuk mati, dan itu berhasil.

Namun dia juga berhasil membawa Apple menjadi perusahaan paling berharga di dunia dengan beberapa produk yang benar-benar luar biasa. Tidak akan ada banyak cerita seperti itu," papar Gates.

Baca Juga: Wuih, dengan alasan ini Bill Gates ingin berternak ayam

Jobs meninggal pada 2011, beberapa bulan setelah dia mengundurkan diri dari Apple karena komplikasi kanker pankreas.

Jony Ive, desainer legendaris yang bekerja bersama Jobs untuk mengembangkan banyak produk andalan perusahaan, pada bulan lalu juga mengumumkan bahwa ia berencana untuk meninggalkan perusahaan tersebut.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×