kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Bisa picu perang, China desak Jepang tak tempatkan rudal milik Amerika di wilayahnya


Kamis, 25 Juni 2020 / 14:11 WIB
ILUSTRASI. Sistem rudal Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) milik Amerika Serikat. Bisa picu perang, China desak Jepang tak tempatkan rudal milik Amerika di wilayahnya. Courtesy Leah Garton/Missile Defense Agency/Handout via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Di bawah pakta kontrol senjata era Perang Dingin, para penandatangan setuju untuk tidak memiliki, memproduksi atau menguji terbang rudal jelajah yang diluncurkan di darat yang memiliki jangkauan 500-5.500 km (310-3.400 mil).

Rudal jarak menengah dianggap sangat berbahaya karena durasinya yang pendek, yang membuat mereka sulit dideteksi, dan kemampuan mereka untuk membawa beberapa hulu ledak nuklir.

Baca Juga: Tensi meninggi, Asia Tenggara bakal jadi arena pertarungan antara China dan Amerika?

Lian Degui, pakar dari Universitas Studi Internasional Shanghai menilai hubungan antara China dan Jepang akan runtuh jika rudal-rudal semacam itu dikerahkan dari tanah Jepang.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×