kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.057   57,00   0,32%
  • IDX 5.734   -206,81   -3,48%
  • KOMPAS100 757   -28,35   -3,61%
  • LQ45 570   -18,92   -3,21%
  • ISSI 199   -6,89   -3,34%
  • IDX30 323   -10,54   -3,16%
  • IDXHIDIV20 402   -10,51   -2,55%
  • IDX80 86   -3,16   -3,56%
  • IDXV30 110   -3,44   -3,03%
  • IDXQ30 105   -3,15   -2,92%

Bisa picu perang, China desak Jepang tak tempatkan rudal milik Amerika di wilayahnya


Kamis, 25 Juni 2020 / 14:11 WIB
ILUSTRASI. Sistem rudal Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) milik Amerika Serikat. Bisa picu perang, China desak Jepang tak tempatkan rudal milik Amerika di wilayahnya. Courtesy Leah Garton/Missile Defense Agency/Handout via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Di bawah pakta kontrol senjata era Perang Dingin, para penandatangan setuju untuk tidak memiliki, memproduksi atau menguji terbang rudal jelajah yang diluncurkan di darat yang memiliki jangkauan 500-5.500 km (310-3.400 mil).

Rudal jarak menengah dianggap sangat berbahaya karena durasinya yang pendek, yang membuat mereka sulit dideteksi, dan kemampuan mereka untuk membawa beberapa hulu ledak nuklir.

Baca Juga: Tensi meninggi, Asia Tenggara bakal jadi arena pertarungan antara China dan Amerika?

Lian Degui, pakar dari Universitas Studi Internasional Shanghai menilai hubungan antara China dan Jepang akan runtuh jika rudal-rudal semacam itu dikerahkan dari tanah Jepang.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×