kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Bisa picu perang, China desak Jepang tak tempatkan rudal milik Amerika di wilayahnya


Kamis, 25 Juni 2020 / 14:11 WIB
ILUSTRASI. Sistem rudal Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) milik Amerika Serikat. Bisa picu perang, China desak Jepang tak tempatkan rudal milik Amerika di wilayahnya. Courtesy Leah Garton/Missile Defense Agency/Handout via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Di bawah pakta kontrol senjata era Perang Dingin, para penandatangan setuju untuk tidak memiliki, memproduksi atau menguji terbang rudal jelajah yang diluncurkan di darat yang memiliki jangkauan 500-5.500 km (310-3.400 mil).

Rudal jarak menengah dianggap sangat berbahaya karena durasinya yang pendek, yang membuat mereka sulit dideteksi, dan kemampuan mereka untuk membawa beberapa hulu ledak nuklir.

Baca Juga: Tensi meninggi, Asia Tenggara bakal jadi arena pertarungan antara China dan Amerika?

Lian Degui, pakar dari Universitas Studi Internasional Shanghai menilai hubungan antara China dan Jepang akan runtuh jika rudal-rudal semacam itu dikerahkan dari tanah Jepang.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×