Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.393
  • EMAS666.000 0,60%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Brexit bisa lenyapkan merger & akuisisi US$ 1,6 T

Selasa, 26 Juli 2016 / 12:52 WIB

Brexit bisa lenyapkan merger & akuisisi US$ 1,6 T

Berita Terkait

NEW YORK. Keluarnya Inggris dari Uni Eropa (UE) alias Brexit, tak hanya menggoyang ekonomi dunia. Baker & McKenzie’s Global Transactions Forecast memperkirakan, Brexit berpotensi menghapus transaksi merger dan akuisisi (M&A) senilai US$ 1,6 triliun di masa depan.

Laporan terbaru Baker & McKenzie’s menyatakan, Brexit memunculkan ketidakpastian politik dan pasar. Situasi ini memukul rencana investasi dan kepercayaan diri para pebisnis.


Dengan proyeksi pertumbuhan Inggris dipangkas setengah menjadi 1,1% pada 2017, volume merger pun bakal terimbas negatif. Volume merger diperkirakan turun US$ 240 miliar dalam tempo lima tahun mendatang.

Sejatinya, transaksi merger dan akuisisi global telah susut 16% menjadi US$ 1,5 triliun di semester I tahun ini, ketimbang periode sama di 2015. Meski demikian, sejumlah transaksi M&A masih menghiasi bursa global.

Sejak Brexit, transaksi M&A yang melibatkan perusahaan Eropa tercatat sebesar US$ 103 miliar. Angka ini termasuk  aksi SoftBank Group Corp mencaplok ARM Holdings Plc senilai US$ 32 miliar.

Ada pula konglomerasi consumer good Danone yang tengah memproses akuisisi terhadap WhiteWave Foods Co. Tim Gee, Analis Baker & McKenzie memprediksi, transaksi M&A di Inggris akan tetap marak di masa depan.

Tapi, nilai transaksinya tidak akan setinggi tahun-tahun sebelumnya. “London akan tetap menjadi markas keuangan, hukum dan ahli ekonomi," ujar Gee seperti dilansir Bloomberg, Senin (25/7).

Hitungan Gee, transaksi M&A bakal melesu dalam tempo sekitar dua tahun. Setelah itu, transaksi M&A berpotensi tumbuh kencang seperti sedia kala.

Catatan saja, dalam laporan tahun 2015, Baker & McKenzie meramal, keluarnya Yunani dari kawasan euro berpotensi melenyapkan transaksi M&A senilai US$ 1,4 triliun. Tahun 2017, khusus untuk zona euro, Baker & McKenzie meneropong, pertumbuhan ekonomi yang melambat akan menurunkan nilai transaksi M&A hingga 40%.

Sejak Brexit, sejumlah perusahaan Inggris menjadi target akuisisi korporasi global seiring dengan melemahnya poundsterling pasca Brexit. Selain SoftBank, ada Mastercard yang membeli perusahaan jaringan mesin ATM asal Inggris, Vocalink.


Reporter: Dessy Rosalina
Editor: Yudho Winarto
Video Pilihan

Tag
TERBARU
Hasil Pemilu 2019
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0003 || diagnostic_api_kanan = 0.0591 || diagnostic_web = 0.4175

Close [X]
×