kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Buffett Diam-Diam Taruh 25% Portofolionya di Saham AI — Ini Daftarnya


Senin, 01 Desember 2025 / 02:40 WIB
Buffett Diam-Diam Taruh 25% Portofolionya di Saham AI — Ini Daftarnya
ILUSTRASI. Warren Buffett, yang dikenal sebagai salah satu investor paling sukses sepanjang masa, selama bertahun-tahun dikenal berhati-hati dalam berinvestasi di perusahaan teknologi.


Sumber: The Motley Fool,The Motley Fool | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

3. Alphabet — 1,62% dari portofolio

Alphabet merupakan salah satu posisi terbaru di portofolio Berkshire Hathaway, pertama kali masuk pada kuartal ketiga. Meski sempat muncul kekhawatiran bahwa chatbot AI akan menggoyang dominasi mesin pencari Google, Alphabet berhasil beradaptasi melalui integrasi AI seperti AI Overviews dan AI Mode, yang kini menunjukkan kinerja positif.

Alphabet juga menyediakan berbagai layanan AI melalui Google Cloud, yang saat ini menjadi segmen dengan pertumbuhan tercepat.

Perusahaan baru-baru ini meluncurkan model AI terbaru, Gemini 3, yang disebut sebagai model terbaik mereka sejauh ini. Dengan inovasi yang terus berlanjut, ditambah segmen pendukung seperti YouTube dan layanan berlangganan Google, Alphabet memiliki banyak sumber pertumbuhan potensial.

Langkah Berkshire mengambil posisi saham ini menunjukkan keyakinan bahwa Alphabet merupakan kandidat kuat saham AI jangka panjang.

Tonton: Warren Buffett Resmi Mundur dari Kursi CEO, Kini Fokus di Filantropi

Kesimpulan

Artikel ini menyoroti perubahan arah investasi Berkshire Hathaway, di mana meskipun Warren Buffett dikenal skeptis terhadap saham teknologi, portofolionya kini memiliki eksposur besar terhadap tiga perusahaan yang dipandang sebagai pemain penting dalam era AI: Apple, Amazon, dan Alphabet.

Ketiganya memiliki strategi AI berbeda — Apple fokus pada perangkat dan ekosistem, Amazon pada layanan cloud dan otomatisasi, dan Alphabet pada inovasi software dan model AI — namun semuanya berada pada jalur pertumbuhan jangka panjang yang ditopang permintaan kuat terhadap teknologi AI di masa depan.

Selanjutnya: Robert Kiyosaki: Jutaan Orang Akan Kehilangan Semuanya, Tapi Krisis Bisa Bikin Kaya


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×