kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Bursa Jepang Dibuka Menguat Senin (5/1), Nikkei Naik Lebih dari 2%


Senin, 05 Januari 2026 / 08:42 WIB
Bursa Jepang Dibuka Menguat Senin (5/1), Nikkei Naik Lebih dari 2%
ILUSTRASI. Bursa Asia (REUTERS/Issei Kato)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Indeks saham Jepang Nikkei 225 melonjak lebih dari 2% pada hari perdagangan pertama tahun 2026, didorong penguatan saham-saham terkait semikonduktor yang mengikuti reli tajam sektor chip di Amerika Serikat (AS).

Pada pukul 00.30 GMT Senin (5/1/2026), Nikkei naik 2,37% ke level 51.533,22, sekaligus mengakhiri tren penurunan dua sesi berturut-turut di akhir tahun lalu.

Indeks yang lebih luas, Topix, juga mencatatkan kinerja impresif dengan naik 1,7% ke rekor tertinggi baru di 3.467,13.

Baca Juga: Trump Ancam Operasi Militer ke Kolombia Usai Tangkap Presiden Venezuela

Penguatan pasar dipimpin oleh saham-saham teknologi dan semikonduktor. Produsen peralatan uji chip Advantest melonjak 5,14%, sementara pembuat peralatan chip Tokyo Electron naik 5,7%.

Investor teknologi SoftBank Group menguat 4%, sedangkan produsen kabel serat optik Fujikura juga naik hampir 4%.

Sentimen positif di Tokyo mengikuti pergerakan Wall Street pada Jumat lalu. Indeks Dow Jones dan S&P 500 ditutup menguat, mengawali perdagangan 2026 dengan mematahkan tren penurunan empat hari beruntun.

Sementara itu, Philadelphia SE Semiconductor Index melonjak sekitar 4%, memberikan dorongan kuat bagi saham-saham chip global.

Baca Juga: Para Pemimpin Dunia Desak PBB Turun Tangan Usai Penangkapan Maduro

Di Bursa Tokyo, hampir seluruh sektor mencatatkan kenaikan. Dari 33 subindeks industri, hanya satu sektor yang melemah.

Sektor logam non-besi menjadi yang berkinerja terbaik dengan lonjakan sekitar 5%.


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×