kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.893   35,00   0,20%
  • IDX 6.108   -8,68   -0,14%
  • KOMPAS100 797   2,92   0,37%
  • LQ45 600   1,20   0,20%
  • ISSI 213   -0,21   -0,10%
  • IDX30 339   0,68   0,20%
  • IDXHIDIV20 415   -0,75   -0,18%
  • IDX80 90   0,27   0,30%
  • IDXV30 111   -0,25   -0,23%
  • IDXQ30 108   0,12   0,11%

Cabut Larangan Biden, Trump Bakal Kirim Bom Seberat 907 Kg ke Israel


Senin, 27 Januari 2025 / 07:50 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia telah mengakhiri larangan pendahulunya untuk mengirim bom seberat 2.000 pon (907 kg) ke Israel. REUTERS/Mike Segar 


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Ketika ditanya mengapa ia mencabut larangan bom tersebut, Trump menjawab, "Karena mereka membelinya."

Presiden Joe Biden saat itu telah menunda pengiriman bom tersebut karena khawatir akan dampaknya terhadap penduduk sipil.

Menurut Project on Defense Alternatives (PDA), bom seberat 2.000 pon memiliki radius penghancuran 35 meter (115 kaki).

Berdasarkan data dari Badan Bantuan Internasional AS (USAID), AS secara historis telah memasok bantuan luar negeri yang substansial ke Israel; total US$ 297 miliar (disesuaikan dengan inflasi) antara tahun 1946 dan 2023, US$ 216 miliar di antaranya adalah bantuan militer dan US$ 81 miliar dalam bantuan ekonomi.

Tonton: Begini Tanggapan Rusia Soal Ancaman Sanksi Trump Atas Perang Ukraina

Israel merupakan penerima bantuan AS terbesar sejak negara itu didirikan.

Gencatan senjata di Gaza mulai berlaku seminggu yang lalu dan telah menyebabkan pembebasan beberapa tawanan Israel sebagai ganti tahanan Palestina yang ditahan oleh Israel.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×