Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - BEIJING. China telah menyetujui impor gelombang pertama cip kecerdasan buatan Nvidia H200. Ini seiring upaya Beijing menyeimbangkan kebutuhan bahan baku pengembangan akal imitasi (AI) domestik.
Reuters melaporkan, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut, ByteDance, Alibaba, dan Tencent telah disetujui untuk membeli lebih dari 400.000 cip H200 secara total. Sejumlah perusahaan lain juga bergabung dalam antrean untuk persetujuan selanjutnya.
Persetujuan tersebut diberikan selama kunjungan CEO Nvidia Jensen Huang ke China minggu ini, kata sumber tersebut.
Baca Juga: Uni Eropa dan Vietnam Sepakat Tingkatkan Kerja Sama di Bidang Mineral, Chip dan 5G
Persetujuan H200 menunjukkan bahwa Beijing memprioritaskan kebutuhan perusahaan internet besar China, yang menghabiskan miliaran dolar untuk membangun pusat data yang dibutuhkan untuk mengembangkan layanan AI dan bersaing dengan pesaing AS, termasuk OpenAI.
Meskipun perusahaan China seperti Huawei sekarang memiliki produk yang menyaingi kinerja cip H20 Nvidia, yang sebelumnya merupakan cip AI tercanggih yang diizinkan untuk dijual ke China, produk yang ada masih jauh tertinggal dari H200.
H200 memiliki performa sekitar enam kali lipat lebih baik dari cip H20 Nvidia.
Baca Juga: Bea Cukai China Larang Masuk Chip AI Nvidia H200, Pembelian Diminta Dibatasi
Kementerian perindustrian dan perdagangan China serta Nvidia belum menanggapi permintaan komentar pada saat publikasi. ByteDance, Alibaba, dan Tencent juga belum menanggapi.
H200, cip AI paling canggih kedua Nvidia, menjadi titik konflik utama dalam hubungan Amerika Serikat (AS) dan China. Meskipun ada permintaan yang kuat dari perusahaan-perusahaan China dan AS sudah memberi persetujuan AS untuk ekspor, keraguan Beijing mengizinkan impor telah menjadi hambatan utama bagi pengiriman.
Awal bulan ini, AS secara resmi membuka jalan bagi Nvidia untuk menjual H200 ke China. Tapi, otoritas China belum memutuskan apakah akan mengizinkan pengiriman cip tersebut. Ketidakjelasan tersebut masih berlanjut dalam beberapa pekan terakhir.
Baca Juga: CEO Nvidia Jensen Huang Optimistis Tren AI Terus Menguat hingga Akhir Dekade
Otoritas bea cukai China mengatakan kepada petugas bahwa cip H200 tidak diizinkan masuk ke China, berlawanan dengan yang dilaporkan Reuters awal bulan ini.
Namun, perusahaan teknologi China telah memesan lebih dari dua juta cip H200, jauh melebihi persediaan Nvidia yang tersedia, seperti yang dilaporkan Reuters bulan lalu.
Masih belum pasti berapa banyak perusahaan tambahan yang akan menerima persetujuan dalam gelombang berikutnya atau kriteria apa yang digunakan Beijing untuk menentukan kelayakan.
Huang tiba di Shanghai Jumat (23/1/2026) lalu untuk perayaan tahunan rutin bersama karyawan Nvidia di China. Huang telah melakukan perjalanan ke Beijing dan kota-kota lain.













