kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

China Dituding Berada di Balik Serangan Siber ke Departemen Keuangan AS


Selasa, 31 Desember 2024 / 03:51 WIB
ILUSTRASI. Hacker tersebut berhasil membobol layanan keamanan siber pihak ketiga yang digunakan oleh Departemen Keuangan AS? (Photo by Jakub Porzycki/NurPhoto)


Sumber: Reuters | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - Seorang agen yang didukung negara China dituduh berada di balik serangan siber terhadap Departemen Keuangan Amerika Serikat awal bulan ini.

Serangan siber itu mengakibatkan akses tidak sah ke beberapa komputer kerja.

Peristiwa ini dilaporkan kantor berita AFP pada Senin (30/12), mengutip surat kepada Kongres.

Baca Juga: Foto Natal Astronot di Stasiun Luar Angkasa Picu Teori Konspirasi yang Menghebohkan

Laporan tersebut menyebutkan bahwa agen tersebut berhasil membobol layanan keamanan siber pihak ketiga.

Oleh sebab itu dia mampu mengakses workstation serta beberapa dokumen rahasia.

Namun demikian, Reuters menulis, tidak ada bukti bahwa agen tersebut masih memiliki akses ke sistem Departemen Keuangan AS.

Setelah diperingatkan oleh penyedia layanan keamanan siber BeyondTrust, Departemen Keuangan menghubungi Cybersecurity and Infrastructure Security Agency dan sedang berkolaborasi dengan penegak hukum untuk menilai dampaknya.

Baca Juga: Pengguna Gmail Disarankan Ganti Alamat Email di 2025, Alasannya Bikin Cemas

Departemen Keuangan dan BeyondTrust belum memberikan respons atas permintaan komentar dari Reuters.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×