kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Demonstran Thailand minta bantuan Jerman, untuk apa?


Rabu, 28 Oktober 2020 / 06:57 WIB
ILUSTRASI. Raja Thailand Maha Vajiralongkorn menyapa pendukung kerajaan yang berkumpul di luar Grand Palace untuk memperingati empat tahun meninggalnya raja Bhumibol Adulyadej, di Bangkok, Thailand, Selasa (13/10/2020). REUTERS/Jorge Silva


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Pada Senin, Maas berbicara lagi di mana dia menuturkan pemerintahan Kanselir Angela Merkel paham akan situasi politik "Negeri Gajah Putih". Maas juga memastikan bahwa mereka tahu mengenai tuntutan pengunjuk rasa, sekaligus menyatakan sudah mengamati gerak-gerik Raja Vajiralongkorn.

"Kami mengamatinya sudah lama, tak hanya dalam beberapa pekan terakhir. Jika dirasa kegiatannya menyimpang, maka kami harus mengambil langkah tegas," kata dia.

Baca juga: Lelang rumah sitaan Bank BNI dibuka Rp 220 juta, lokasi di Kota Bekasi

Selama masih berstatus putra mahkota, Raja Maha Vajiralongkorn sudah tinggal di Jerman. Tapi tindakannya jadi sorotan sejak menggantikan ayahnya, mendiang Raja Bhumibol Adulyadej. Raja Bhumibol, yang memerintah selama 70 tahun sebelum wafat pada 2016, memang sering bepergian saat awal kekuasaannya.

Namun selepas dekade 1960-an, dia baru sekali meninggalkan Thailand. Itu pun karena dia memutuskan untuk menginap di negara tetangga Laos. Keputusan Raja Vajiralongkorn tinggal di luar negeri membuatnya tidak perlu menunjuk wakil selama di luar kerajaan, berdasarkan konstitusi baru.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Demonstran Thailand Minta Jerman Selidiki Raja Maha Vajiralongkorn",


Penulis : Ardi Priyatno Utomo
Editor : Ardi Priyatno Utomo

Selanjutnya: Deposito hangus, warga Surabaya gugat Bank BCA lebih dari Rp 8 miliar




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×