kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.681   0,00   0,00%
  • IDX 6.535   -6,68   -0,10%
  • KOMPAS100 866   8,07   0,94%
  • LQ45 659   9,32   1,43%
  • ISSI 225   -2,18   -0,96%
  • IDX30 366   5,04   1,40%
  • IDXHIDIV20 458   8,21   1,83%
  • IDX80 99   1,17   1,20%
  • IDXV30 126   0,85   0,68%
  • IDXQ30 118   2,25   1,94%

Diam-diam, AS lancarkan serangan siber terhadap Iran


Rabu, 16 Oktober 2019 / 18:46 WIB
ILUSTRASI. Sebuah proyeksi kode siber pada pria berkerudung yang digambarkan sebagai serangan siber dalam gambar ilustrasi yang diambil pada 13 Mei 2017.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Serangan" AS itu tampaknya lebih terbatas dibanding apa yang sudah Iran lakukan tahun ini. Misalnya, menembak jatuh pesawat tak berawak AS di Juni lalu dan dugaan serangan Garda Revolusi Iran terhadap kapal tanker minyak di Teluk pada  Mei.

AS, Arab Saudi, Inggris, Prancis, dan Jerman secara terbuka menyalahkan Iran atas serangan 14 September. Iran sendiri berulang kali menyangkal keterlibatan mereka dalam serangan itu.

Baca Juga: Iran economy to shrink 9.5% this year amid tighter U.S. sanctions, says IMF

Pasca serangan 14 September, AS mengirim ribuan pasukan dan peralatan tambahan untuk meningkatkan pertahanan Arab Saudi. Ini merupakan penempatan terbaru militer AS ke wilayah itu tahun ini.

Sayang, Pentagon menolak berkomentar tentang serangan siber atas Iran tersebut. "Terkait kebijakan dan untuk keamanan operasional, kami tidak membahas operasi dunia maya, intelijen, atau perencanaan," kata Elissa Smith, juru bicara Pentagon, kepada Reuters.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×