kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.099   75,00   0,44%
  • IDX 6.971   -18,40   -0,26%
  • KOMPAS100 958   -7,36   -0,76%
  • LQ45 702   -6,10   -0,86%
  • ISSI 250   -0,25   -0,10%
  • IDX30 382   -5,99   -1,54%
  • IDXHIDIV20 472   -9,70   -2,02%
  • IDX80 108   -0,78   -0,72%
  • IDXV30 130   -2,34   -1,76%
  • IDXQ30 124   -2,23   -1,77%

Diplomasi Pakistan Selamatkan Iran dari Ancaman AS? Ini Respon Amerika


Rabu, 08 April 2026 / 03:28 WIB
Diplomasi Pakistan Selamatkan Iran dari Ancaman AS? Ini Respon Amerika
ILUSTRASI. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif pada Rabu (waktu setempat) meminta Presiden AS Donald Trump memberikan perpanjangan dua minggu atas tenggat waktu yang ia tetapkan kepada Iran. (@shehbazsharif/IG)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif pada Rabu (waktu setempat) meminta Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan perpanjangan dua minggu atas tenggat waktu yang ia tetapkan kepada Iran untuk mengakhiri blokade terhadap minyak dari kawasan Teluk.

“Untuk memberi ruang bagi diplomasi agar dapat berjalan, saya dengan sungguh-sungguh meminta Presiden Trump memperpanjang tenggat waktu selama dua minggu. Pakistan, dengan ketulusan penuh, meminta saudara-saudara Iran untuk membuka Selat Hormuz selama periode dua minggu sebagai bentuk itikad baik,” kata Sharif dalam unggahannya di X.

Melansir Reuters, Trump telah memberi Iran waktu hingga pukul 8 malam EDT (0000 GMT) di Washington — atau pukul 3:30 pagi di Teheran — untuk mengakhiri blokade terhadap minyak dari kawasan Teluk, atau menghadapi ancaman bahwa AS akan menghancurkan setiap jembatan dan pembangkit listrik di Iran.

Sharif mendesak semua pihak yang bertikai untuk mematuhi gencatan senjata di seluruh wilayah selama dua minggu agar diplomasi dapat mencapai penghentian perang secara tuntas.

Ia menambahkan bahwa upaya diplomatik untuk menyelesaikan perang secara damai berjalan stabil, kuat, dan semakin intens, dengan potensi menghasilkan hasil substansial dalam waktu dekat.

Sumber-sumber mengatakan kepada Reuters pada Selasa bahwa pembicaraan antara AS dan Iran berisiko gagal setelah Teheran melakukan serangan terhadap fasilitas industri di Arab Saudi.

Baca Juga: EIA: Harga BBM Bisa Tetap Tinggi Selama Berbulan-bulan Meski Selat Hormuz Dibuka

Pakistan selama ini menjadi perantara utama dalam penyampaian proposal antara Iran dan Amerika Serikat, namun hingga kini belum terlihat adanya tanda-tanda kompromi.

Tanggapan Amerika

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengetahui usulan Pakistan terkait perpanjangan tenggat waktu selama dua minggu yang ia tetapkan kepada Iran, dan tanggapan akan segera diberikan, kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada Selasa (waktu setempat).

Tonton: Gedung Putih Optimistis Bisa Jinakkan The Fed Pasca Ganti Pimpinan

“Presiden telah diberi tahu mengenai usulan tersebut, dan tanggapan akan disampaikan,” ujar Leavitt dalam sebuah pernyataan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×