Dokter China pertama yang ingatkan bahaya virus corona meninggal dunia

Jumat, 07 Februari 2020 | 08:07 WIB Sumber: Reuters
Dokter China pertama yang ingatkan bahaya virus corona meninggal dunia

ILUSTRASI. Ilustrasi virus corona. REUTERS/Thomas Peter


Di Hong Kong, kapal pesiar lain dengan 3.600 penumpang dan awak dikarantina untuk hari kedua sambil menunggu pengujian dengan tiga kasus di dalamnya. Taiwan, yang memiliki 13 kasus, melarang kapal pesiar internasional untuk berlabuh.

Di China, kota-kota telah ditutup, penerbangan dibatalkan dan pabrik ditutup. Kondisi ini memutus jalur pasokan yang penting bagi bisnis internasional.

Baca Juga: Virus corona merebak, Singapura jadi negara yang orang hindari

Sejumlah perusahaan, termasuk Hyundai Motor Co, Tesla Inc, Ford Motor Co, PSA Peugeot Citroen, Nissan Motor Co Ltd, Airbus, Adidas dan Foxconn ikut terkena dampaknya.

Analis keuangan telah memangkas prospek pertumbuhan China, dengan lembaga pemeringkat Moody's melihat adanya risiko rendah untuk penjualan dan produksi mobil.

Baca Juga: Penempatan pekerja migran Indonesia ke negara terdampak virus corona diperketat

Harian Nikkei Jepang memberitakan, Nintendo Co Ltd juga memperingatkan akan adanya keterlambatan produksi dan pengiriman Switch console serta barang lainnya ke pasar Jepang. Honda Motor Co sedang mempertimbangkan untuk menunda operasi lebih lama dari yang direncanakan di tiga pabriknya di Wuhan.

Pemerintah Indonesia mengatakan akan kehilangan US$ 4 miliar dalam pariwisata jika perjalanan dari Tiongkok terganggu sepanjang tahun.

Lebih dari dua lusin pameran dagang besar dan konferensi industri di Asia, tempat transaksi bernilai miliaran dollar, telah ditunda.

Baca Juga: Batik Air mengalami kerugian pasca rute penerbangan dari dan ke China ditutup

Hong Kong, yang dilanda kerusuhan anti-pemerintah selama berbulan-bulan, mengatakan virus corona merusak ekonominya dan mendesak bank untuk mengadopsi "sikap simpatik" dengan peminjam.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru