kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.200   150,00   0,83%
  • IDX 5.342   -252,63   -4,52%
  • KOMPAS100 698   -37,93   -5,15%
  • LQ45 527   -30,67   -5,50%
  • ISSI 185   -9,94   -5,11%
  • IDX30 298   -17,74   -5,61%
  • IDXHIDIV20 370   -21,50   -5,49%
  • IDX80 79   -4,39   -5,24%
  • IDXV30 102   -4,22   -3,96%
  • IDXQ30 96   -6,26   -6,12%

Drone Masuk Wilayah Udara Latvia, Jet Tempur NATO Langsung Tembak Jatuh


Senin, 08 Juni 2026 / 15:34 WIB
Drone Masuk Wilayah Udara Latvia, Jet Tempur NATO Langsung Tembak Jatuh
ILUSTRASI. Tentara NATO (Florion Goga/REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - RIGA. Ketegangan di kawasan perbatasan timur NATO kembali meningkat setelah jet tempur NATO menembak jatuh sebuah drone yang memasuki wilayah udara Latvia pada Senin (8/6/2026). 

Insiden ini menjadi yang terbaru dalam rangkaian pelanggaran ruang udara yang memicu kekhawatiran perang Rusia-Ukraina semakin merembet ke negara-negara anggota NATO.

Militer Latvia menyatakan drone tersebut terdeteksi masuk ke wilayah udara negara itu dari arah Rusia. Hingga kini, asal-usul drone masih belum dapat dipastikan.

Sebelum drone ditembak jatuh, otoritas Latvia sempat mengeluarkan peringatan kepada warga di wilayah timur negara itu untuk berlindung di dalam ruangan karena adanya ancaman keamanan.

Baca Juga: AS Kritik Eropa soal Pertahanan, NATO Tegaskan Aliansi Tetap Solid

Peringatan tersebut dicabut setelah pesawat tempur NATO berhasil menetralisasi objek tersebut.

"Jet tempur Sekutu berhasil menembak jatuh drone yang memasuki wilayah udara Latvia," tulis militer Latvia melalui akun resminya di media sosial X.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya serangan drone jarak jauh Ukraina ke berbagai wilayah Rusia dalam beberapa bulan terakhir, termasuk di kawasan Laut Baltik. 

Sejumlah drone militer Ukraina sebelumnya juga dilaporkan keluar jalur dan memasuki wilayah udara negara-negara Baltik seperti Finlandia, Latvia, Lithuania, dan Estonia.

Rangkaian kejadian tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa konflik Rusia-Ukraina berpotensi meluas ke kawasan perbatasan NATO.

Negara-negara Baltik yang berbatasan langsung dengan Rusia dan Belarus kini semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman keamanan lintas batas.

Baca Juga: NATO Perkuat Baltik, Korps Jerman-Belanda Pimpin Pasukan Darat Estonia-Latvia

Bulan lalu, sebuah pesawat militer NATO juga menembak jatuh drone yang diduga milik Ukraina di atas wilayah Estonia. 

Peristiwa berulang itu menunjukkan tingginya risiko salah sasaran dan pelanggaran wilayah udara di tengah intensitas perang yang masih berlangsung.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×