kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Duh, Menteri Pertahanan AS sebut tempat-tempat aksi protes sebagai battlespace


Rabu, 03 Juni 2020 / 10:17 WIB
Duh, Menteri Pertahanan AS sebut tempat-tempat aksi protes sebagai battlespace
ILUSTRASI. Menteri Pertahanan Amerika Serikat Mark Esper saat upacara tabur bunga di Pemakaman dan Tugu Peringatan Amerika Serikat Manila di Kota Taguig, Metro Manila, Filipina, 19 November 2019.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Seorang pejabat militer saat ini berbicara dengan syarat anonim menyuarakan keprihatinan tentang kerusakan abadi yang akan datang dari menggunakan militer sebagai "alat politik".

"Presiden datang dan pergi. Tapi, seragam (militer) itu harus dipertahankan," ujar pejabat itu kepada Reuters.

Tapi, Kementerian Pertahanan alias Pentagon, Selasa (2/6), memindahkan sekitar 1.600 tentara ke wilayah Washington DC, setelah beberapa malam protes dengan kekerasan di Ibu Kota Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: AS rusuh, Pentagon kirim 1.600 tentara denga status siaga tinggi ke Washington

"Elemen-elemen tugas aktif ditempatkan di pangkalan militer di Wilayah National Capitol tetapi tidak di Washington DC," kata juru bicara Pentagon Jonathan Rath Hoffman, Selasa (1/6), seperti dikutip Reuters.

Dia mengatakan, pasukan berada pada "status siaga tinggi" tetapi "tidak berpartisipasi dalam dukungan pertahanan untuk operasi otoritas sipil".




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×