kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.736   51,00   0,29%
  • IDX 6.371   -228,56   -3,46%
  • KOMPAS100 843   -31,00   -3,55%
  • LQ45 635   -16,26   -2,50%
  • ISSI 228   -10,12   -4,25%
  • IDX30 361   -7,63   -2,07%
  • IDXHIDIV20 447   -8,36   -1,83%
  • IDX80 97   -3,13   -3,13%
  • IDXV30 125   -3,42   -2,67%
  • IDXQ30 117   -1,94   -1,63%

Dukung Gencatan Senjata Iran-AS, Israel: Lebanon Dikecualikan


Rabu, 08 April 2026 / 10:49 WIB
Dukung Gencatan Senjata Iran-AS, Israel: Lebanon Dikecualikan
ILUSTRASI. Gencatan senjata AS-Iran selama dua minggu menawarkan harapan baru. Namun, Israel punya syarat yaitu pengecualian terhadap Lebanon.


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - LONDON. Israel mendukung keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua minggu. Tetapi Israel menegaskan gencatan senjata tersebut tidak termasuk Lebanon. 

Rabu (8/4/2026), Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan, Israel mendukung langkah AS, dengan syarat Teheran segera membuka selat dan menghentikan serangan terhadap Amerika Serikat, Israel, dan negara-negara di kawasan tersebut. 

Pernyataan tersebut muncul setelah Washington mengumumkan penangguhan serangan selama dua minggu terhadap Iran sebagai bagian dari upaya untuk meredakan konflik dan membuka peluang untuk negosiasi.

Baca Juga: Unit Fitch Solutions Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Vietnam 2026

Israel juga mengatakan mendukung upaya AS untuk memastikan Iran tidak lagi menimbulkan ancaman nuklir, rudal, atau "teror" bagi AS, Israel, dan negara-negara tetangga di kawasan Teluk.

Kantor Perdana Menteri Israel itu menambahkan bahwa Washington telah memberi tahu Israel bahwa mereka berkomitmen untuk mencapai tujuan bersama dalam negosiasi mendatang. 

Iran menyatakan bahwa negosiasi dengan AS akan dimulai pada hari Jumat, 10 April di Islamabad.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×