kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.911   41,00   0,23%
  • IDX 5.672   -148,76   -2,56%
  • KOMPAS100 733   -19,19   -2,55%
  • LQ45 559   -13,70   -2,39%
  • ISSI 197   -4,60   -2,28%
  • IDX30 318   -7,29   -2,24%
  • IDXHIDIV20 392   -8,84   -2,21%
  • IDX80 83   -2,19   -2,56%
  • IDXV30 107   -1,62   -1,50%
  • IDXQ30 102   -2,38   -2,27%

Efek Tarif Tinggi, Moody's Proyeksi Ekonomi India Bakal Menyusut


Sabtu, 09 Agustus 2025 / 04:30 WIB
Efek Tarif Tinggi, Moody's Proyeksi Ekonomi India Bakal Menyusut
ILUSTRASI. Film Hotel Mumbai


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - MUMBAI. Moody's memperkirakan, tarif impor sebesar 50% yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump terhadap produk India dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi. Trump memberlakukan tambahan tarif sebesar 25% pada barang asal India pada Rabu (6/8), karena India terus membeli minyak dari Rusia. 

Moody’s memperkirakan, pertumbuhan PDB riil India dapat melambat 0,3 poin persentase dari proyeksi saat ini sebesar 6,3% untuk tahun fiskal berakhir Maret 2026. 

"Perbedaan tarif yang jauh lebih besar dibandingkan negara Asia-Pasifik lainnya akan menghambat ambisi India mengembangkan sektor manufaktur, terutama di sektor bernilai tambah tinggi seperti elektronik," kata Moody’s. Tapi mengurangi impor minyak dari Rusia juga akan menyulitkan India. 

Tagihan impor yang lebih besar berisiko memperlebar defisit transaksi berjalan terlebih saat lemahnya daya saing. Moody's, dikutip Reuters, memperkirakan akan ada solusi negosiasi. 
 


Tag


TERBARU

[X]
×