kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.597.000   -12.000   -0,75%
  • USD/IDR 16.179   1,00   0,01%
  • IDX 7.166   -66,59   -0,92%
  • KOMPAS100 1.055   -9,60   -0,90%
  • LQ45 831   -12,11   -1,44%
  • ISSI 214   0,13   0,06%
  • IDX30 427   -6,80   -1,57%
  • IDXHIDIV20 512   -6,51   -1,26%
  • IDX80 120   -1,15   -0,95%
  • IDXV30 123   -0,75   -0,60%
  • IDXQ30 140   -2,07   -1,45%

Ekonomi Thailand Diproyeksikan Tumbuh Lebih dari 3% Tahun Ini


Senin, 27 Januari 2025 / 12:50 WIB
Ekonomi Thailand Diproyeksikan Tumbuh Lebih dari 3% Tahun Ini
ILUSTRASI. Kota Bankok Thailand. REUTERS/Chalinee Thirasupa


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Ekonomi Thailand diperkirakan tumbuh lebih dari 3% tahun ini, didukung oleh berbagai langkah stimulus dan investasi asing.

Menteri Keuangan Pichai Chunhavajira Thailand menyatakan bahwa investor asing semakin percaya diri terhadap prospek Thailand dan negara tersebut akan menerima lebih banyak investasi besar dari luar negeri tahun ini.

Baca Juga: Catat 10 Kuliner Khas Thailand yang Terkenal Memiliki Rasa Enak

"Saya masih yakin (pertumbuhan) akan lebih dari 3% ... Pada akhir tahun, akan ada dua hingga tiga investor asing besar yang masuk," tambahnya pada Senin (27/1).

Thailand memperkirakan, aplikasi investasi secara keseluruhan mencapai setidaknya 1 triliun baht (sekitar $29,7 miliar) pada tahun ini.

Program Stimulus

Pada hari Senin, pemerintah meluncurkan fase kedua dari program bantuan unggulannya senilai $14 miliar, dengan mendistribusikan 30 miliar baht (sekitar $896,4 juta) kepada 3 juta orang.

Pemerintah menargetkan 45 juta penerima untuk program bantuan ini, yang memberikan 10.000 baht kepada setiap orang.

Baca Juga: Thailand Tingkatkan Keamanan untuk Tingkatkan Kepercayaan Wisatawan China

Fase pertama yang mencakup 14,5 juta orang telah dimulai pada September tahun lalu.

Wakil Menteri Keuangan Paopoom Rojanasakul mengatakan bahwa fase kedua dari program bantuan ini akan menambah 0,1 poin persentase terhadap pertumbuhan ekonomi.

Rencana untuk melaksanakan fase ketiga dari program ini dijadwalkan pada kuartal kedua tahun ini.

Perubahan dalam Kepemimpinan Bank Sentral

Pichai juga menyebutkan bahwa kandidat baru untuk ketua dewan bank sentral akan diajukan paling lambat 7 Februari, setelah calon sebelumnya didiskualifikasi.

Bulan lalu, dewan penasihat negara Thailand menyatakan bahwa calon yang didukung pemerintah untuk ketua dewan bank sentral tidak memenuhi syarat karena baru-baru ini memegang peran politik.

Selanjutnya: Trump Janjikan Tarif Pajak Rendah Untuk Pengusaha yang Berinvestasi di AS

Menarik Dibaca: Rayakan Hari Imlek, Subway Indonesia Kenalkan Menu Thai Shrimp



TERBARU
Kontan Academy
Bond Voyage Mastering Strategic Management for Business Development

[X]
×