kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 17.980   21,00   0,12%
  • IDX 5.843   -59,86   -1,01%
  • KOMPAS100 772   -10,94   -1,40%
  • LQ45 585   -4,20   -0,71%
  • ISSI 200   -2,03   -1,01%
  • IDX30 334   -1,42   -0,42%
  • IDXHIDIV20 414   0,76   0,18%
  • IDX80 87   -0,90   -1,02%
  • IDXV30 110   -0,54   -0,49%
  • IDXQ30 108   0,31   0,29%

Enam orang tewas selama uji coba vaksin virus corona Pfizer/BioNTech


Jumat, 11 Desember 2020 / 08:41 WIB
ILUSTRASI. Enam orang tewas selama uji coba vaksin virus corona yang diproduksi oleh Pfizer. Liam McBurney/Pool via REUTERS


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Perusahaan bioteknologi Amerika Moderna mengatakan pada bulan Desember bahwa mereka telah mengajukan permintaan kepada FDA untuk mendapatkan lisensi penggunaan darurat vaksinnya, kurang dari setahun setelah memulai uji klinis.

Moderna adalah perusahaan kedua yang meminta persetujuan darurat dari FDA, hanya dua minggu setelah Pfizer dan BioNTech.

Jika Moderna berhasil mendapatkan izin dari FDA, Moderna dapat mulai memberikan dosis vaksinnya pada 21 Desember.

Baca Juga: Vaksin corona buatan Oxford-AstraZeneca manjur 90% lebih, tapi ada catatatan

Moderna sebelumnya mengumumkan bahwa vaksinnya 100% efektif melawan kasus virus corona yang parah - lompatan signifikan dalam pengembangan vaksin Covid-19.

Moderna bergabung dengan Pfizer/BioNTech, Sputnik V Rusia, dan Oxford/AstraZeneca sebagai produsen vaksin virus corona tersukses di dunia saat ini.

Selanjutnya: Tingkat kemanjuran vaksin corona Sputnik V buatan Rusia naik menjadi 96%




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×