kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.843.000   -50.000   -1,73%
  • USD/IDR 16.995   46,00   0,27%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Estee Lauder dan Puig Jajaki Merger, Berpotensi Lahirkan Raksasa Kecantikan Global


Selasa, 24 Maret 2026 / 06:00 WIB
Estee Lauder dan Puig Jajaki Merger, Berpotensi Lahirkan Raksasa Kecantikan Global
ILUSTRASI. Gabungan Estee Lauder dan Puig berpotensi guncang industri. ( REUTERS/Philippe Wojazer)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Perusahaan kecantikan asal AS, Estée Lauder, dikabarkan tengah menjajaki potensi merger dengan grup kecantikan asal Spanyol, Puig.

Jika terealisasi, kesepakatan ini akan menyatukan sejumlah merek besar dunia seperti Tom Ford, Charlotte Tilbury, Rabanne, dan Clinique dalam satu grup.

Reuters melaporkan, merger ini berpotensi menciptakan raksasa baru di industri kecantikan mewah dengan valuasi mencapai US$ 40 miliar.

Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk memperkuat posisi di pasar parfum global, yang mulai melambat setelah sempat melonjak pasca pandemi.

Sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut menyebut, perusahaan gabungan nantinya akan memiliki daya saing lebih kuat melawan pemain besar seperti L'Oréal, khususnya di segmen wewangian.

Saham Anjlok, Pasar Merespons Negatif

Meski terdengar ambisius, pasar justru merespons negatif kabar ini.

Saham Estée Lauder, yang memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$ 31 miliar, ditutup turun lebih dari 7% pada perdagangan Senin (23/3/2026).

Penurunan ini bisa mencerminkan kekhawatiran investor terhadap risiko integrasi bisnis, atau ketidakpastian nilai kesepakatan.

Pembicaraan ini terjadi di tengah meningkatnya aksi merger dan akuisisi di industri kecantikan global.

Baca Juga: Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Klaim Trump Picu Kebingungan Pasar

Sebelumnya:

  • Kering (pemilik Gucci) menjual bisnis kecantikannya ke L'Oréal senilai US$4,7 miliar
  • e.l.f. Beauty mengakuisisi brand milik Hailey Bieber, yaitu Rhode

Akuisisi oleh L’Oréal juga mencakup lini parfum Creed serta hak eksklusif jangka panjang untuk mengembangkan produk kecantikan dari brand fashion Kering seperti Bottega Veneta dan Balenciaga.

Bagi Estée Lauder, potensi merger ini juga menjadi bagian dari upaya pemulihan kinerja, di tengah lesunya belanja konsumen di Amerika Serikat.

Sementara itu, Puig yang membawahi brand parfum ikonik seperti Carolina Herrera, Jean Paul Gaultier, dan Byredo, menegaskan bahwa belum ada kesepakatan final.

Perusahaan juga menyebut belum ada kepastian terkait struktur maupun nilai transaksi.

Tonton: WFH Pasca Lebaran Hemat BBM hingga 20%, Pemerintah Siapkan Skema Terbatas

Skema Gabungan Tunai dan Saham

Menurut laporan Wall Street Journal, pembahasan merger melibatkan skema kombinasi tunai dan saham.

Sebagai catatan, Estée Lauder sebelumnya mengakuisisi brand Tom Ford senilai US$2,8 miliar pada 2022—menjadi transaksi terbesar dalam sejarah perusahaan.

Di sisi lain, Puig juga mencatat kinerja solid, dengan laba bersih 2025 naik 12%, setelah sukses menggelar IPO terbesar di Spanyol dalam hampir satu dekade pada 2024.




TERBARU

[X]
×