kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.050   18,00   0,10%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Evergrande punya utang ke 128 bank, ini bank yang punya eksposure tertinggi


Selasa, 21 September 2021 / 12:49 WIB
ILUSTRASI. The China Evergrande Centre building sign is seen in Hong Kong, China. August 25, 2021. REUTERS/Tyrone Siu


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

Pembayaran yang terlambat dapat memicu default-silang karena banyak lembaga keuangan memiliki eksposur ke Evergrande melalui pinjaman langsung dan kepemilikan tidak langsung melalui instrumen keuangan yang berbeda.

Di pasar obligasi dollar, Evergrande menyumbang 4% dari hasil tinggi real estat China, menurut DBS. Setiap default juga akan memicu aksi jual di pasar kredit dengan imbal hasil tinggi.

Runtuhnya Evergrande akan berdampak besar pada pasar tenaga kerja. Perusahaan ini memiliki 200.000 staf dan mempekerjakan 3,8 juta orang setiap tahun untuk pengembangan proyek.

Baca Juga: Ancaman kebangkrutan China Evergrande bawa efek domino ke pasar kredit Asia

Apa Kata Regulator?

Evergrande harus “secara aktif meredakan risiko utang dan menjaga stabilitas real estat dan pasar keuangan,” kata mereka dalam pernyataan bersama. Juga harus “dengan sungguh-sungguh menerapkan pengaturan strategis yang dibuat oleh pemerintah pusat untuk memastikan perkembangan pasar real estat yang stabil dan sehat, dan berusaha keras untuk menjaga operasi tetap stabil”.

Laporan media mengatakan regulator telah menyetujui proposal Evergrande untuk menegosiasikan kembali tenggat waktu pembayaran dengan bank dan kreditur lainnya. Pemerintah Guangzhou juga mencari pendapat dari pemberi pinjaman utama Evergrande tentang pembentukan komite kreditur.




TERBARU

[X]
×