kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.078   -2,00   -0,01%
  • IDX 5.447   58,84   1,09%
  • KOMPAS100 705   8,36   1,20%
  • LQ45 549   4,58   0,84%
  • ISSI 187   3,18   1,73%
  • IDX30 307   1,72   0,56%
  • IDXHIDIV20 404   4,19   1,05%
  • IDX80 81   0,85   1,06%
  • IDXV30 113   1,87   1,69%
  • IDXQ30 102   0,69   0,68%

Bank Sentral Australia Kembali Peringatkan Inflasi Masih Terlalu Tinggi


Rabu, 11 Februari 2026 / 09:15 WIB
Bank Sentral Australia Kembali Peringatkan Inflasi Masih Terlalu Tinggi
ILUSTRASI. Dolar Australia (KONTAN/Baihaki)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Bank sentral Australia kembali menegaskan bahwa tekanan inflasi masih berada pada level yang terlalu tinggi dan memerlukan kebijakan yang tegas.

Hal ini disampaikan oleh pejabat senior Reserve Bank of Australia (RBA) pada Rabu (11/2/2026), menyusul keputusan bank sentral untuk kembali menaikkan suku bunga acuannya.

Baca Juga: Inflasi Konsumen China Naik 0,2% pada Januari, Deflasi Produsen Mulai Mereda

Wakil Gubernur RBA Andrew Hauser mengatakan bahwa meskipun banyak sektor ekonomi Australia menunjukkan kinerja yang cukup baik, pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan mulai terbentur oleh keterbatasan kapasitas.

Menurutnya, pembuat kebijakan siap melakukan apa pun yang diperlukan untuk menurunkan inflasi ke tingkat yang lebih terkendali.

Pernyataan tersebut disampaikan Hauser dalam sebuah jamuan makan siang bersama kalangan pelaku usaha.

Ia menegaskan bahwa RBA tetap berkomitmen menjaga stabilitas harga, meskipun kebijakan moneter yang lebih ketat berpotensi menekan aktivitas ekonomi.

Pekan lalu, RBA menaikkan suku bunga acuan (cash rate) sebesar 25 basis poin menjadi 3,85%. Kenaikan ini sekaligus membalikkan satu dari tiga pemangkasan suku bunga yang dilakukan tahun lalu.

Baca Juga: Yen Menguat Rabu (11/2) Pagi, Dolar Goyah Jelang Data Tenaga Kerja AS

Bank sentral juga membuka peluang pengetatan lanjutan apabila laju inflasi tidak melambat sesuai dengan proyeksi.

Langkah tersebut menegaskan sikap waspada RBA terhadap risiko inflasi yang masih membandel, di tengah upaya menyeimbangkan antara pengendalian harga dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Australia.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×