kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   134,00   0,75%
  • IDX 5.898   -297,18   -4,80%
  • KOMPAS100 782   -41,97   -5,09%
  • LQ45 591   -28,13   -4,54%
  • ISSI 204   -10,42   -4,86%
  • IDX30 335   -14,10   -4,03%
  • IDXHIDIV20 414   -13,79   -3,22%
  • IDX80 89   -4,81   -5,13%
  • IDXV30 113   -4,46   -3,79%
  • IDXQ30 109   -3,80   -3,38%

FBI Waspadai Besarnya Ancaman China terhadap AS di Dunia Digital


Minggu, 06 Februari 2022 / 10:00 WIB


Sumber: AP | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

"Saya telah berbicara banyak tentang ancaman ini sejak menjadi direktur pada 2017. Ancaman ini telah mencapai tingkat yang baru, lebih berani, lebih merusak, daripada sebelumnya. Sangat penting bagi kita untuk fokus pada ancaman," Wray menambahkan.

Kecurigaan AS pada China tampaknya dimulai pada tahun 2014. Saat itu, Departemen Kehakiman mendakwa lima perwira militer China atas tuduhan meretas ke perusahaan-perusahaan besar AS.

Satu tahun kemudian, AS dan China mengumumkan kesepakatan di Gedung Putih untuk tidak saling mencuri kekayaan intelektual atau rahasia dagang untuk keuntungan komersial.

Tahun-tahun berikutnya, AS semakin gencar melontarkan tuduhan spionase terhadap China, terutama yang berkaitan dengan peretasan dan pencurian teknologi.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×