kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.093   10,00   0,06%
  • IDX 6.091   -39,20   -0,64%
  • KOMPAS100 796   -3,58   -0,45%
  • LQ45 607   -1,51   -0,25%
  • ISSI 210   -1,41   -0,67%
  • IDX30 341   -0,73   -0,21%
  • IDXHIDIV20 422   -0,86   -0,20%
  • IDX80 91   -0,33   -0,36%
  • IDXV30 115   -0,50   -0,43%
  • IDXQ30 109   -0,23   -0,21%

FIFA Tawarkan Rp723 Miliar untuk Federasi Pendukung Rencana Infantino


Kamis, 30 Juli 2026 / 07:30 WIB
FIFA Tawarkan Rp723 Miliar untuk Federasi Pendukung Rencana Infantino
ILUSTRASI. FIFA (IMAGN IMAGES via Reuters/VINCENT CARCHIETTA)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - FIFA menawarkan insentif hingga US$40 juta atau sekitar Rp723,2 miliar kepada setiap federasi anggotanya yang bersedia mendukung rencana kontroversial Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Tawaran tersebut disampaikan melalui surat kepada 211 asosiasi anggota FIFA. Dalam surat itu, Infantino menetapkan 19 September sebagai batas waktu bagi setiap federasi untuk menyatakan dukungan terhadap proposal yang akan mengubah model bisnis FIFA.

Mengutip laporan BBC Sport, federasi yang menyetujui rencana tersebut sebelum tenggat dijanjikan menerima pencairan US$20 juta atau sekitar Rp361,6 miliar mulai 1 Januari.

Proposal tersebut langsung memicu kontroversi karena dinilai membuka jalan bagi investor swasta untuk memiliki sebagian kepemilikan atas bisnis kompetisi-kompetisi utama FIFA, termasuk Piala Dunia.

Baca Juga: Sepp Blatter Kritik Rencana FIFA Bentuk Anak Usaha Pengelola Piala Dunia

FIFA Ingin Jual Sebagian Kepemilikan Bisnis Kompetisi

Dalam proposalnya, FIFA berencana membentuk sebuah perusahaan komersial baru yang akan mengelola berbagai turnamen utama di bawah naungan organisasi tersebut.

Melalui perusahaan itu, FIFA akan melepas sebagian kecil kepemilikan kepada investor eksternal. Dana hasil penjualan saham tersebut diklaim akan digunakan untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperluas investasi dalam pengembangan sepak bola dunia.

Skema tersebut diperkirakan mampu menghimpun dana hingga US$10 miliar.

Dalam suratnya kepada federasi anggota, Infantino menyebut proposal tersebut sebagai peluang besar bagi masa depan sepak bola.

"Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab saya sebagai Presiden FIFA untuk menyampaikan peluang yang dapat mengubah permainan kepada seluruh anggota," bunyi surat tersebut, dikutip BBC Sport.

Ia menambahkan proposal tersebut telah disusun dengan dasar perhitungan bisnis yang matang sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan setiap federasi sebelum mengambil keputusan.

Baca Juga: Mengenal FIFA Forward Enterprise, Anak Usaha Baru FIFA Bernilai US$20 Miliar

Federasi Diminta Segera Menjawab

FIFA memberikan waktu hingga 19 September kepada seluruh federasi anggota untuk menyampaikan sikap mereka.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa federasi yang memberikan persetujuan sebelum tenggat akan memperoleh pembayaran awal sebesar US$20 juta mulai awal tahun depan.

Setelah transaksi investasi rampung, total dana yang diterima masing-masing federasi mencapai US$40 juta.

Skema pemberian insentif ini menjadi salah satu poin yang paling banyak menuai sorotan karena dianggap dapat memengaruhi proses pengambilan keputusan di internal FIFA.

Baca Juga: UEFA Murka FIFA Jual Saham Piala Dunia, Apa yang Sebenarnya Diperdebatkan?

Proposal Infantino Muncul Tiba-tiba

Tak lama setelah proposal diumumkan, sejumlah pihak mempertanyakan proses penyusunannya.

Beberapa sumber yang mengetahui pembahasan internal FIFA menyebut sejumlah anggota Dewan FIFA, termasuk beberapa wakil presiden, tidak mengetahui detail rencana tersebut.

Mereka mengaku sebelumnya hanya menerima pemaparan umum mengenai upaya meningkatkan pendapatan FIFA menjelang final Piala Dunia 2026, bukan penjelasan mengenai rencana menjual sebagian kepemilikan bisnis kompetisi.

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) juga menyatakan belum pernah menerima informasi lengkap mengenai proposal tersebut.

"Kami sama sekali tidak mengetahui proposal ini dan belum memiliki informasi yang memadai, termasuk mengenai isi proposal maupun syarat-syarat yang menyertainya," ungkap FA.

FA menilai proses penyusunan proposal tersebut menimbulkan kekhawatiran dari sisi tata kelola organisasi dan menyatakan akan menyampaikan sikap resmi setelah menerima penjelasan lengkap dari FIFA.

Baca Juga: Surat Gianni Infantino untuk Argentina Bocor, Perkuat Tudingan FIFA Tak Netral


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×