kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Gara-gara corona, dunia mulai kekurangan kondom


Sabtu, 28 Maret 2020 / 11:27 WIB
Gara-gara corona, dunia mulai kekurangan kondom
ILUSTRASI. Dunia krisis kondom akibat kebijakan lockdown untuk hambat virus corona


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Kepala Eksekutif Karex Goh Miah KIat kepada Reuters mengatakan, butuh waktu untuk memulai kembali produksi kondom setelah pabrik mereka sempat terhenti produksinya.

"Tapi kami akan tetap berjuang untuk memenuhi permintaan dengan kapasitas setengah dari mesin produksi kami," ucapnya.

Ia menambahkan, kekurangan kondom dunia akan menjadi haly ang menakutkan. Khususnya, banyak program kemanusiaan di Afrika yang sangat membutuhkan kondom. Dan kekurangan kondom ini bisa terjadi berbulan-bulan bila tidak segera diatasi.

Baca Juga: Analis jagokan PTBA dan ADRO di tengah penurunan harga batubara, ini alasannya

Malaysia merupakan negara yang terkena dampak terburuk virus corona di Asia Tenggara. Total 2.161 orang terinfeksi virus corona dan 26 kematian. Lockdown ini akan berlangsung setidaknya sampai 14 April 2020 mendatang.

Negara-negara penghasil kondom lainnya adalah China merupakan tempat virus corona berasal masih dalam pemulihan. Sementara negara produsen kondom lainnya India dan Thailand juga tengah berjung menekan penyebaran wabah corona di negara mereka yang terus meningkat.

Baca Juga: Terbesar dalam sejarah, AS sahkan RUU virus corona senilai US$ 2,2 triliun jadi UU




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×