kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.869   10,00   0,06%
  • IDX 6.219   91,48   1,49%
  • KOMPAS100 827   19,90   2,46%
  • LQ45 620   9,21   1,51%
  • ISSI 216   0,74   0,34%
  • IDX30 351   3,11   0,89%
  • IDXHIDIV20 428   1,50   0,35%
  • IDX80 94   1,40   1,51%
  • IDXV30 118   -0,28   -0,24%
  • IDXQ30 112   0,74   0,67%

Gaya Hidup Hemat untuk Kelas Menengah di Tahun 2025, Bisa Naik Kelas


Rabu, 04 Desember 2024 / 04:05 WIB
ILUSTRASI. Hidup hemat, yang dulunya dianggap sebagai pilihan gaya hidup, kini menjadi kebutuhan bagi banyak orang. KONTAN/Muradi


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

3. Prioritaskan Efisiensi Energi

Karena biaya energi terus meningkat, berfokus pada efisiensi energi dapat menghasilkan penghematan yang substansial dari waktu ke waktu. 

Berinvestasilah pada peralatan yang hemat energi, optimalkan kontrol suhu di rumah Anda, dan jelajahi sumber energi terbarukan seperti panel surya jika memungkinkan. 

Perubahan kecil, seperti menggunakan bohlam lampu LED dan mencabut perangkat saat tidak digunakan, dapat menambah penghematan yang signifikan dalam jangka panjang.

4. Pilih Transportasi yang Tepat

Biaya transportasi dapat membebani anggaran kelas menengah. Pertimbangkan untuk menggunakan transportasi umum atau tumpangan mobil jika memungkinkan untuk mengurangi pengeluaran. 

Perawatan kendaraan secara teratur dapat membantu menghindari perbaikan yang mahal di kemudian hari. Jika Anda sedang mencari mobil baru, pertimbangkan apakah beralih ke kendaraan yang lebih hemat bahan bakar dapat menjadi langkah finansial yang cerdas.

Baca Juga: Putrinya Pinjam Uang untuk Merombak Dapur, Warren Buffett Suruh Pergi ke Bank

5. Manfaatkan Ekonomi Berbagi

Ekonomi berbagi menawarkan banyak peluang untuk hidup hemat. Dengan berbagi sumber daya, Anda dapat mengakses apa yang Anda butuhkan tanpa beban kepemilikan dan biaya terkaitnya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×