kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.821   -7,00   -0,04%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Gila! Permintaan masker melonjak 57.000% gara-gara virus corona


Jumat, 31 Januari 2020 / 15:50 WIB
Gila! Permintaan masker melonjak 57.000% gara-gara virus corona
ILUSTRASI. Petugas keamanan bandara berjaga saat wisatawan asal China baru mendarat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (28/1/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Wabah virus corona baru sudah memicu lonjakan besar-besaran dalam permintaan masker pelindung. Produsen masker pun kebanjiran pesanan, sementara toko-toko kehabisan stok.

Virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, China, sudah menewaskan 231 orang dan menginfeksi lebih dari 9.700 lainnya. Ini menyebar melalui tetesan air dari batuk dan bersin.

Melansir Reuters, ketakutan akan infeksi membuat orang bergegas ke apotek. Di distrik Kowloon, Hong Kong, warga yang gelisah mengantre selama tujuh jam pada Kamis (30/1) hanya untuk membeli masker karena banyak toko kehabisan stok.

Baca Juga: Gawat darurat: Virus corona sudah menyebar ke 21 negara, inilah daftarnya

Alhasil, produsen masker pun meningkatkan produksi, dengan beberapa pabrik beroperasi 24 jam penuh. "Kami sedang mempertimbangkan peningkatan shift dari dua menjadi tiga untuk memenuhi permintaan, tetapi kapasitas terbatas," kata seorang pejabat Kukje Pharma Co.

Perusahaan pembuat masker asal Korea Selatan itu menerima banyak pesanan untuk puluhan juta penutup mulut dan hidung itu sejak 24 Januari lalu.

Di China, CMmask, pembuat masker yang memasok 30% pasar domestik, menerima pesanan harian mencapai 5 juta lembar. Angka ini melonjak lebih dari 10 kali lipat dari hari biasa sebelum virus corona baru mewabah.

Baca Juga: Naik Level 4: Pemerintah AS melarang warganya pergi ke China




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×