kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Goldman Sachs memperkirakan penjualan iPhone akan turun 36% di kuartal II tahun ini


Minggu, 19 April 2020 / 17:04 WIB
Goldman Sachs memperkirakan penjualan iPhone akan turun 36% di kuartal II tahun ini
ILUSTRASI. FILE PHOTO: Silhouette of mobile user is seen next to a screen projection of Apple logo in this picture illustration taken March 28, 2018. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Goldman Sachs menyarankan jual saham Apple Inc (AAPL) dan memangkas target harga di US$ 233 dari target sebelumnya di US$ 250 per saham. Ini karena Goldman Sachs memperkirakan penjualan Apple akan menurun ketiga kalinya. 

Analis Goldman Sachs Rod Hall seperti dikutip Market Watch mengatakan, penurunan penjualan Apple akan jauh lebih dalam hingga pertengahan 2020. Sementara pemulihan penjualan baru akan terjadi pada tahun 2021. "Kami mengasumsikan beberapa kelemahan pada harga jual rata-rata karena konsumen berhemat," terang dia dalam sebuah riset. 

Baca Juga: Dorong pendapatan saat wabah corona, Apple merilis iPhone dengan harga murah US$ 399

Selain itu Goldman Sachs percaya pertumbuhan services juga akan melambat substansial pada tahun 2021. Permintaan unit iPhone juga diperkirakan turun 36% pada kuartal II dan pada kuartal I tahun ini akan turun 24%.Penurunan ini juga disebabkan harga jual rata-rata Apple akan menurun sejalan dengan keinginan para konsumen untuk berhemat. 

Penurunan harga juga akan mempengaruhi desain 5G yang akan ditawarkan. Selain itu peluncuran iPhone baru akan terlambat di tahun ini. Jumat (17/4) harga AAPL ditutup turun 1,36% di US$ 282 per saham. 


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×