kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.954   -19,00   -0,11%
  • IDX 6.012   128,10   2,18%
  • KOMPAS100 782   17,97   2,35%
  • LQ45 591   12,69   2,19%
  • ISSI 209   5,08   2,50%
  • IDX30 335   7,56   2,31%
  • IDXHIDIV20 410   8,16   2,03%
  • IDX80 89   1,99   2,29%
  • IDXV30 111   2,66   2,44%
  • IDXQ30 107   2,48   2,36%

Harapan, GSK uji obat yang bisa ringankan efek menghancurkan dari corona


Jumat, 08 Mei 2020 / 00:10 WIB


Sumber: Reuters,Bloomberg | Editor: S.S. Kurniawan

Gilead menyatakan, hasil dari uji coba NIAID memperlihatkan remdesivir eksperimental membantu pasien Covid-19 pulih lebih cepat dari perawatan standar. Hasil ini menunjukkan obat itu bisa menjadi pengobatan efektif pertama untuk virus corona.

Uji coba NIAID melibatkan lebih dari 1.000 pasien Covid-19, dan membandingkan pengobatan remdesivir dengan perawatan suportif menggunakan plasebo.

"Pasien yang mendapatkan obat remdesivir pulih dalam rata-rata 11 hari, sedangkan mereka yang mendapatkan plasebo pulih dalam 15 hari," ujar Fauci seperti dilansir Bloomberg.

Baca Juga: Tok, remdesivir dapat persetujuan BPOM AS untuk pasien corona

Menurut Fauci, data Gilead menunjukkan, remdesivir memiliki efek positif. "Hasilnya sangat signifikan jika Anda melihat waktu untuk pemulihan (pasien Covid-19)," kata Fauci.

Badan Makanan dan Obat AS (FDA) pekan lalu sudah memberi lampu hijau remdesivir untuk penggunaan darurat bagi terapi pengobatan pasien Covid-19 dengan menggunakan ventilator.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×