kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Harapan, vaksin Sinovac berhasil melindungi kera dari infeksi corona


Sabtu, 25 April 2020 / 05:30 WIB
Harapan, vaksin Sinovac berhasil melindungi kera dari infeksi corona


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Ini memberikan bukti kuat, virus tersebut tidak bermutasi dengan cara yang akan membuatnya kebal terhadap vaksin Covid-19," kicau ahli imunologi Mark Slifka dari Oregon Health & Science University di akun Twitter.

Cuma, menurut Lucy Walker, profesor regulasi kekebalan tubuh di University College London, vaksin dengan patogen yang tidak aktif membutuhkan suntikan penguat agar tetap efektif. Dan, masih harus dilihat, apakah penelitian Sinovac akan memberikan "perlindungan jangka panjang" dari virus.

Fase ketiga pengujian vaksin Sinovac Biotech akan membutuhkan sukarelawan manusia yang tidak pernah terinfeksi serta mereka yang memiliki gejala klinis virus corona.

Baca Juga: Ilmuwan Israel: Dalam beberapa minggu, kita akan mendapat vaksin corona

Yang mengatakan, perusahaannya sedang mencari subjek uji di luar negeri karena China sekarang tidak memiliki cukup kasus Covid-19.

Pihak berwenang China telah menyetujui tiga uji klinis untuk vaksin sejauh ini, tetapi belum menandatangani uji coba fase tiga untuk upaya Sinovac Biotech.

Saat ini, tidak ada vaksin atau obat yang mendapat persetujuan untuk penyakit Covid-19. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, akan membutuhkan 12 hingga 18 bulan untuk mengembangkan vaksin.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×