Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Harga emas menguat pada perdagangan Rabu (1/4/2026) dan mencapai level tertinggi dalam hampir dua pekan, didorong pelemahan dolar AS serta meningkatnya harapan meredanya konflik di Timur Tengah.
Melansir Reuters, harga emas spot naik 0,7% menjadi US$4.700,41 per ons troi pada pukul 01.09 GMT, level tertinggi sejak 20 Maret.
Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April menguat 1,1% ke US$4.729,80 per ons troi.
Baca Juga: Argentina Tetapkan Garda Revolusi Iran sebagai Organisasi Teroris, Sejalan dengan AS
Penguatan emas terjadi seiring pelemahan dolar AS, yang membuat komoditas berbasis greenback menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Sentimen pasar juga didorong pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut konflik dengan Iran berpotensi berakhir dalam dua hingga tiga pekan.
Gedung Putih juga menyatakan Trump akan menyampaikan pembaruan terkait situasi Iran dalam pidato resmi.
Meski demikian, secara bulanan harga emas masih mencatat penurunan tajam. Sepanjang Maret, emas turun lebih dari 11%, penurunan bulanan terdalam sejak Oktober 2008 akibat ekspektasi kebijakan moneter ketat serta penguatan dolar sebagai aset safe haven sejak konflik dimulai pada akhir Februari.
Baca Juga: CFTC Prioritaskan Penindakan Insider Trading di Prediction Market & Manipulasi Energi
Di sisi lain, pasar keuangan global juga menguat seiring spekulasi de-eskalasi konflik, yang sebelumnya memicu lonjakan harga minyak terbesar dalam sejarah dalam satu bulan.
Namun, kenaikan harga energi turut mengubah ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve. Pelaku pasar kini hampir menghapus peluang penurunan suku bunga tahun ini, berbeda dengan ekspektasi sebelumnya yang memperkirakan dua kali pemangkasan.
Dari sisi permintaan, bank sentral Brasil dilaporkan menggandakan cadangan emasnya pada 2025, menjadikan emas sebagai komponen terbesar kedua dalam cadangan devisa setelah dolar AS.
Untuk logam mulia lainnya, harga perak stabil di US$75,11 per ons troi, platinum naik 1,2% ke US$1.971,45, dan palladium menguat 0,4% ke US$1.482,36 per ons troi.













