Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Harga emas bergerak stabil pada perdagangan Selasa (28/4/2026), seiring pelaku pasar menanti kejelasan perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran, serta arah kebijakan suku bunga dari bank sentral global.
Melansir Reuters, harga emas spot tercatat naik tipis 0,2% ke level US$ 4.693,04 per ons pada pukul 00.53 GMT. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni menguat 0,3% menjadi US$ 4.707,80 per ons.
Baca Juga: Microsoft–OpenAI Longgarkan Kerja Sama, Amazon Kini Bisa Masuk
Pergerakan emas masih dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah. Presiden AS Donald Trump pada Senin (27/4) dilaporkan membahas proposal terbaru dari Iran terkait upaya penyelesaian konflik.
Namun, seorang pejabat AS menyebut Trump tidak puas dengan proposal tersebut karena tidak mencakup isu program nuklir Iran.
Kondisi ini membuat konflik tetap berada dalam kebuntuan, sekaligus menekan pasokan energi dari kawasan tersebut.
Di sisi lain, survei Reuters menunjukkan, para analis menaikkan proyeksi harga emas tahun ini.
Baca Juga: Taiwan Siaga, Dua Kapal Perang China Terdeteksi di Dekat Penghu
Permintaan kuat dari bank sentral dan ketidakpastian ekonomi global dinilai mampu menopang harga, meskipun terdapat risiko dari lonjakan inflasi dan potensi kebijakan moneter yang lebih ketat.
Untuk logam mulia lainnya, analis justru menurunkan proyeksi harga platinum dan paladium pada 2026.
Hal ini seiring melemahnya minat spekulatif serta meningkatnya risiko terhadap pertumbuhan ekonomi global dan sektor otomotif akibat konflik Timur Tengah.
Pelaku pasar kini juga menanti hasil pertemuan Federal Reserve yang dijadwalkan pada Rabu (29/4). Bank sentral AS tersebut secara luas diperkirakan akan menahan suku bunga.
Baca Juga: Akuisisi Warner Bros, Paramount Minta Lampu Hijau FCC untuk Investor Global
Selain itu, keputusan kebijakan dari Bank of Japan, European Central Bank, dan Bank of England juga akan menjadi perhatian investor pekan ini.
Di pasar logam lainnya, harga perak naik 0,5% menjadi US$ 75,91 per ons. Platinum menguat 0,7% ke level US$ 1.997,22, sementara paladium relatif stabil di posisi US$ 1.476,47 per ons.









