Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Harga emas cenderung stabil pada perdagangan Kamis (16/4/2026), setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam satu bulan pada sesi sebelumnya.
Pelaku pasar kini mencermati perkembangan negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Melansir Reuters, harga emas spot tercatat relatif tidak berubah di level US$4.785,57 per ons troi. Sementara kontrak berjangka emas AS ditutup turun tipis 0,3% ke US$4.808,30 per ons troi.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik Kamis (16/4), Dibayangi Skeptisisme Negosiasi AS-Iran
Pergerakan emas terjadi di tengah harapan meredanya konflik di Timur Tengah, yang berpotensi menekan harga energi dan membuka ruang pelonggaran kebijakan moneter.
Direktur perdagangan logam High Ridge Futures David Meger menilai, meredanya tensi geopolitik dapat menjadi sentimen positif bagi emas.
“Jika ketegangan AS-Iran mereda atau perang berakhir, peluang penurunan suku bunga oleh bank sentral akan meningkat, dan itu dapat mendukung harga logam mulia,” ujarnya.
Sebagai aset tanpa imbal hasil (zero-yielding), emas cenderung kurang menarik saat suku bunga tinggi. Sebaliknya, ekspektasi penurunan suku bunga akan meningkatkan daya tariknya.
Baca Juga: Trump Umumkan Gencatan Senjata Lebanon-Israel: Perdamaian Baru atau Jeda Sementara?
Saat ini, pelaku pasar memperkirakan peluang penurunan suku bunga oleh Federal Reserve sekitar 32% pada tahun ini.
Dari sisi data ekonomi, klaim pengangguran AS turun pada pekan lalu, menandakan pasar tenaga kerja masih cukup solid.
Namun, ketidakpastian akibat konflik Iran masih membuat pelaku usaha berhati-hati dalam melakukan ekspansi tenaga kerja.
Di pasar logam lainnya, harga perak turun 1% menjadi US$78,29 per ons troi. Laporan dari Silver Institute dan Metals Focus menunjukkan pasar perak tengah menghadapi defisit struktural selama enam tahun berturut-turut, yang berpotensi memicu tekanan likuiditas.
Baca Juga: RBI Minta Perusahaan Kilang Minyak Milik Negara untuk Membatasi Pembelian Dolar Spot
Sementara itu, platinum turun 0,6% ke US$2.096,20 per ons troi dan palladium melemah 0,7% ke US$1.561,50 per ons troi.
Ke depan, pergerakan harga emas masih akan dipengaruhi oleh perkembangan negosiasi geopolitik serta arah kebijakan suku bunga global.













