kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.042.000   -45.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.942   51,00   0,30%
  • IDX 7.429   39,38   0,53%
  • KOMPAS100 1.032   4,40   0,43%
  • LQ45 758   5,53   0,74%
  • ISSI 262   1,37   0,53%
  • IDX30 403   3,99   1,00%
  • IDXHIDIV20 499   7,58   1,54%
  • IDX80 116   0,51   0,44%
  • IDXV30 135   1,47   1,10%
  • IDXQ30 130   1,46   1,13%

Harga Emas Stabil, Penguatan Dolar Mengimbangi Kekhawatiran Inflasi AS


Kamis, 12 Maret 2026 / 10:37 WIB
Harga Emas Stabil, Penguatan Dolar Mengimbangi Kekhawatiran Inflasi AS
ILUSTRASI. Harga emas tetap stabil pada Kamis (12/3/2026), mengurangi penurunan sebelumnya hampir 1%. (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga emas tetap stabil pada Kamis (12/3/2026), mengurangi penurunan sebelumnya hampir 1%. Sementara penguatan dolar dan memudarnya harapan untuk pemotongan suku bunga jangka pendek karena harga minyak yang lebih tinggi terus memberikan tekanan.

Mengutip Reuters, harga emas spot turun 0,1% menjadi US$ 5.172,86 per ons pada pukul 02.21 GMT. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April tidak berubah pada $5.178. 

"Mengingat kurangnya jalan keluar jangka pendek untuk konflik Timur Tengah saat ini, ditambah penutupan de facto Selat Hormuz, saya pikir setiap penurunan harga emas kemungkinan akan menjadi peluang beli, karena pasar tidak memiliki alasan yang jelas untuk menjual logam tersebut," kata Nicholas Frappell, kepala pasar institusional global di ABC Refinery.

Baca Juga: Krisis LPG di India: Teh hingga Makanan Panas Mulai Hilang dari Menu

Dolar AS menguat 0,1%, membuat emas batangan yang dihargai dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Iran mengatakan dunia harus bersiap menghadapi harga minyak US$ 200 per barel setelah pasukannya menyerang kapal dagang pada hari Rabu, sementara Badan Energi Internasional mendesak pelepasan cadangan strategis secara besar-besaran untuk meredam salah satu guncangan minyak terburuk sejak tahun 1970-an.

Harga minyak melonjak pada perdagangan awal, menambah tekanan inflasi, karena pasokan dari Teluk tetap terbatas di tengah perang AS-Israel terhadap Iran. 

Iran telah memasang sekitar selusin ranjau di selat tersebut, menurut sumber, sebuah langkah yang dapat mempersulit upaya untuk membuka kembali jalur air sempit tersebut, jalur utama untuk pengiriman minyak dan gas alam cair global.

Kapal tanker di selat tersebut telah terdampar selama lebih dari seminggu, dan produsen telah menangguhkan produksi karena kapasitas penyimpanan hampir penuh.

Baca Juga: Berkunjung ke Pabrik Amunisi, Kim Jong Un Gelar Uji Tembak Pistol

Sementara itu, data ekonomi menunjukkan indeks harga konsumen AS naik 0,3% pada bulan Februari, sesuai dengan perkiraan dan lebih cepat dari kenaikan 0,2% pada bulan Januari. CPI naik 2,4% dalam setahun hingga Februari, juga sesuai dengan ekspektasi.

Investor kini menunggu rilis indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi Januari yang tertunda pada hari Jumat.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×