kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.888.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.158   1,00   0,01%
  • IDX 7.621   -2,20   -0,03%
  • KOMPAS100 1.052   -3,78   -0,36%
  • LQ45 757   -2,62   -0,35%
  • ISSI 277   -0,92   -0,33%
  • IDX30 403   -0,40   -0,10%
  • IDXHIDIV20 488   -0,78   -0,16%
  • IDX80 118   -0,36   -0,30%
  • IDXV30 138   0,41   0,30%
  • IDXQ30 129   -0,01   -0,01%

Trump Umumkan Gencatan Senjata Lebanon-Israel: Perdamaian Baru atau Jeda Sementara?


Jumat, 17 April 2026 / 02:10 WIB
Trump Umumkan Gencatan Senjata Lebanon-Israel: Perdamaian Baru atau Jeda Sementara?
ILUSTRASI. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (via REUTERS/Moti Kimchi)


Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON D.C. – Arus geopolitik Timur Tengah mendadak berbalik arah. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald J. Trump mengumumkan bahwa Pemerintah Republik Lebanon dan Negara Israel telah resmi menyepakati gencatan senjata selama 10 hari, terhitung mulai Kamis (16/4) pukul 17:00 EST atau Jumat (17/4) pukul 04:00 WIB.

Kesepakatan ini tercapai setelah pembicaraan langsung yang alot sejak 14 April lalu, yang melibatkan Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. 

Momentum bersejarah ini menandai pertama kalinya kedua negara duduk satu meja di Washington D.C. dalam 34 tahun terakhir, di bawah pengawasan langsung Sekretaris Negara AS Marco Rubio.

Baca Juga: Jerman Akan Cabut Penangguhan Penjualan Senjata ke Israel

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, melalui akun resmi media sosial miliknya, pada Kamis (16/4).

"Saya baru saja melakukan percakapan yang sangat baik dengan Presiden Joseph Aoun yang terhormat dari Lebanon, dan Perdana Menteri Bibi Netanyahu dari Israel. Kedua pemimpin ini telah sepakat bahwa untuk mencapai perdamaian antara negara mereka, mereka akan secara resmi memulai gencatan senjata 10 hari pada pukul 17.00 Waktu Timur. Pada hari Selasa, kedua negara bertemu untuk pertama kalinya dalam 34 tahun di Washington, D.C., bersama Menteri Luar Negeri kita yang hebat, Marco Rubio. Saya telah mengarahkan Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Negeri Rubio, bersama dengan Ketua Kepala Staf Gabungan, Dan Razin' Caine, untuk bekerja sama dengan Israel dan Lebanon untuk mencapai perdamaian yang abadi. Merupakan kehormatan bagi saya untuk menyelesaikan 9 perang di seluruh dunia, dan ini akan menjadi yang ke-10, jadi mari kita selesaikan! Presiden Donald J. Trump."

KEMLU RI TANGGAPI PELANGGARAN UDARA PESAWAT MILITER AS

Pembersihan Kelompok Non-Negara

Dalam pengumuman resmi Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyebut, pada dokumen kesepakatan tersebut, kedua negara sepakat untuk menciptakan kondisi damai yang langgeng serta pengakuan penuh terhadap kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing. 

Poin krusial dalam perjanjian ini adalah penegasan bahwa tidak boleh ada kelompok bersenjata non-negara yang beroperasi di wilayah Lebanon.

Lebanon berkomitmen bahwa satu-satunya kekuatan yang sah untuk memegang senjata hanya meliputi:

Pertama, Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF); Kedua, Pasukan Keamanan Internal (ISF); Ketiga, Direktorat Keamanan Umum; Keempat, Direktorat Jenderal Keamanan Negara; Kelima, Bea Cukai Lebanon; dan Keenam, Polisi Pemerintah Daerah (Municipal Police)

Langkah ini secara eksplisit bertujuan untuk memangkas pengaruh Hizbullah dan kelompok bersenjata lainnya yang selama ini dianggap merongrong stabilitas kawasan.

Baca Juga: Minyak Terjungkal di Bawah US$ 100 Pasca Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Minggu

Gencatan Senjata dan Hak Bela Diri

Meskipun operatif militer ofensif dihentikan melalui darat, udara, dan laut, Israel tetap mempertahankan hak inheren untuk membela diri. Israel menegaskan tetap akan mengambil tindakan tegas terhadap serangan yang direncanakan atau yang sedang berlangsung selama masa jeda 10 hari ini.

"Ini merupakan kehormatan bagi saya untuk menyelesaikan 9 perang di seluruh dunia, dan ini akan menjadi yang ke-10. Mari kita selesaikan!" tegas Presiden Trump dalam pernyataannya.

Untuk mengawal transisi ini, Trump telah menunjuk Wakil Presiden JD Vance, Marco Rubio, dan Ketua Kepala Staf Gabungan, Dan "Razin' Caine" untuk bekerja sama dengan kedua negara guna mencapai perdamaian permanen. 

Perundingan lanjutan akan segera dilakukan guna membahas demarkasi perbatasan darat internasional yang selama ini menjadi sengketa.

AS Klaim Blokade Total! Perdagangan Laut Iran Lumpuh dalam 36 Jam




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×