Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Harga emas dunia bergerak melemah tipis pada perdagangan Jumat (29/8/2025), namun masih berada di jalur kenaikan bulanan seiring fokus investor tertuju pada data inflasi Amerika Serikat (AS), Personal Consumption Expenditures (PCE), yang akan dirilis malam ini.
Melansir Reuters, harga emas spot terkoreksi 0,1% ke US$ 3.414,07 per troi ons pada pukul 08.18 GMT. Sepanjang Agustus, emas sudah menguat 3,6% dan sempat menyentuh level tertinggi sejak 23 Juli di US$ 3.423,16 per troi ons pada Kamis (28/8).
Sementara itu, emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,1% ke US$ 3.471,70.
Baca Juga: Jelang Rilis Data Inflasi AS, Harga Emas Hari Ini Bertahan di atas US$ 3.400
“Selain terdorong oleh kenaikan dolar, harga emas juga cenderung tertahan di area psikologis US$ 3.400 menjelang rilis data PCE,” jelas Han Tan, Chief Market Analyst Nemo.Money, dikutip Reuters.
Indeks dolar AS naik tipis, namun secara bulanan masih mencatatkan pelemahan 2,2%.
Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun juga turun mendekati level terendah dua pekan dan bersiap mencatatkan penurunan bulanan.
Pasar memperkirakan peluang 85% The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan September, menurut CME FedWatch Tool.
Pernyataan dovish Gubernur The Fed Christopher Waller yang mendukung pemangkasan suku bunga bulan depan juga memperkuat ekspektasi tersebut.
Baca Juga: Harga Emas Mendekati Puncak, Pasar Menanti Keputusan The Fed
“Asalkan data inflasi PCE tidak lebih tinggi dari perkiraan, harga emas berpeluang bertahan di atas US$ 3.400. Namun jika data justru mengecewakan ekspektasi, emas bisa tergelincir kembali di bawah level tersebut,” tambah Han.
Dari sisi permintaan fisik, pembelian emas di India meningkat tipis pekan ini menjelang musim perayaan, meski harga sudah kembali naik.
Sementara itu, harga perak spot melemah 0,4% ke US$ 38,91 per troi ons, platinum turun 1,1% ke US$ 1.343,98, dan paladium terkoreksi 0,3% ke US$ 1.099 per troi ons.