Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Walau sikap netral The Fed berpotensi menjadi hambatan bagi emas, banyak analis menilai dampaknya tidak akan terlalu besar.
Dalam wawancara dengan Kitco News, Nitesh Shah, Head of Commodities & Macroeconomic Research di WisdomTree, mengatakan pasar sudah mulai melihat lebih jauh ke depan, terutama setelah Mei, ketika Powell akan digantikan.
“Kemungkinan Powell akan digantikan oleh sosok yang lebih mendukung pemangkasan suku bunga. Inilah yang sedang diperhitungkan pasar emas,” ujarnya.
Powell juga menyinggung risiko geopolitik dengan nada yang relatif tenang. Ia menilai, meski ketidakpastian global masih ada, harga minyak tetap relatif stabil dan ekonomi AS mampu bertahan dari volatilitas perdagangan global.
Tonton: Trump Kirim Armada Raksasa ke Timur Tengah, Iran Siapkan Senjata
Para analis mencatat bahwa ketidakpastian geopolitik menjadi salah satu faktor utama di balik lonjakan harga emas yang telah naik sekitar 24,5% sepanjang bulan ini.












