kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.840.000   -44.000   -1,53%
  • USD/IDR 17.174   -32,00   -0,19%
  • IDX 7.594   -39,89   -0,52%
  • KOMPAS100 1.050   -4,57   -0,43%
  • LQ45 756   -3,02   -0,40%
  • ISSI 275   -1,90   -0,69%
  • IDX30 401   -1,97   -0,49%
  • IDXHIDIV20 490   -0,83   -0,17%
  • IDX80 118   -0,43   -0,36%
  • IDXV30 138   -1,24   -0,89%
  • IDXQ30 129   -0,39   -0,30%

Harga Emas Turun, Dipicu Ketegangan AS-Iran dan Penguatan Dolar


Senin, 20 April 2026 / 22:42 WIB
Harga Emas Turun, Dipicu Ketegangan AS-Iran dan Penguatan Dolar
ILUSTRASI. Harga emas turun ke level terendah dalam satu minggu pada Senin (20/4/2026).(REUTERS/Hiba Kola)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Harga emas turun ke level terendah dalam satu minggu pada Senin (20/4/2026) sebelum sedikit pulih karena ancaman pembalasan Iran atas pengambilalihan kapal kargo Iran oleh AS mendorong kenaikan dolar dan harga minyak.

Mengutip Reuters, harga emas spot turun 0,5% menjadi US$ 4.804,44 per ons pada pukul 09.23 EDT (1323 GMT), setelah mencapai harga terendah sejak 13 April di awal sesi.

Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Juni turun 1,1% menjadi US$ 4.824,60.

Dolar AS naik ke level tertinggi dalam seminggu sebelum kemudian melemah, karena ketegangan AS-Iran yang kembali memanas menyebabkan ketidakpastian di pasar mengenai peluang kesepakatan perdamaian. 

Baca Juga: Pengapalan Minyak Mentah dari Yanbu Arab Saudi Turun 17%, Terendah Sejak Maret

Risiko Gencatan Senjata Tidak Akan Bertahan

"Situasi di Timur Tengah jelas kembali memburuk, menggeser perkiraan harga emas kami sedikit ke arah penurunan di tengah meningkatnya risiko lonjakan tajam harga minyak, yang dapat mengakibatkan kenaikan imbal hasil dolar dan obligasi," kata Fawad Razaqzada, analis pasar di City Index dan FOREX.com.

Gencatan senjata antara AS dan Iran tampak terancam pada hari Senin setelah pengambilalihan kapal kargo. Harga minyak melonjak sekitar 5% karena kekhawatiran gencatan senjata akan runtuh, dan karena arus melalui Selat Hormuz sebagian besar terhenti.

Meskipun emas dianggap sebagai lindung nilai inflasi, permintaan aset yang tidak menghasilkan imbal hasil ini cenderung menyusut ketika suku bunga global tinggi. 

Baca Juga: Harga Minyak Naik, Saham Terkoreksi Karena Gencatan Senjata AS-Iran Rapuh

Suku bunga bisa tetap tinggi untuk jangka waktu lebih lama akibat inflasi yang meningkat karena perang di Timur Tengah.

"Para pedagang emas hari ini memilih elemen harian yang bearish (dolar yang lebih tinggi, imbal hasil) untuk logam mulia. Secara teknis, target harga naik berikutnya bagi para pelaku pasar emas berjangka Juni adalah mencapai penutupan di atas resistensi kuat di $5.000," kata Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals, dalam sebuah catatan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×