kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.692   106,00   0,60%
  • IDX 6.456   -267,61   -3,98%
  • KOMPAS100 855   -37,90   -4,24%
  • LQ45 636   -21,59   -3,28%
  • ISSI 233   -9,88   -4,07%
  • IDX30 361   -9,96   -2,68%
  • IDXHIDIV20 446   -9,21   -2,02%
  • IDX80 98   -3,83   -3,76%
  • IDXV30 127   -2,90   -2,23%
  • IDXQ30 116   -2,88   -2,42%

Harga Minyak Dunia Sentuh Level Tertinggi Dua Pekan Usai Serangan Drone di UEA


Senin, 18 Mei 2026 / 08:53 WIB
Harga Minyak Dunia Sentuh Level Tertinggi Dua Pekan Usai Serangan Drone di UEA
ILUSTRASI. Harga minyak (REUTERS/Alexander Manzyuk)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Harga minyak dunia melanjutkan kenaikan pada perdagangan Senin (18/5/2026), setelah upaya mengakhiri konflik AS-Israel melawan Iran dinilai menemui jalan buntu.

Sentimen pasar juga dipicu serangan drone terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Uni Emirat Arab (UEA) serta rencana Presiden AS Donald Trump membahas opsi militer terkait Iran.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik, Konflik Iran dan Serangan ke UAE Picu Kekhawatiran Pasokan

Melansir Reuters, harga minyak Brent naik US$ 1,44 atau 1,32% menjadi US$ 110,70 per barel pada pukul 23.37 GMT, setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak 5 Mei.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat US$ 1,84 atau 1,75% ke posisi US$ 107,26 per barel, usai mencapai level tertinggi sejak 4 Mei.

Kedua kontrak minyak tersebut telah melonjak lebih dari 7% sepanjang pekan lalu, seiring memudarnya harapan tercapainya kesepakatan damai yang dapat menghentikan serangan dan penyitaan kapal di sekitar Selat Hormuz.

Pembicaraan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pekan lalu juga berakhir tanpa sinyal bahwa China sebagai importir minyak terbesar dunia akan membantu meredakan konflik.

Baca Juga: Reli Dolar Berlanjut Senin (18/5), Harga Minyak dan Yield Obligasi Jadi Pendorong

Ketegangan semakin meningkat setelah serangan drone menghantam wilayah UEA dan Arab Saudi, di tengah meningkatnya retorika antara AS dan Iran.

Pejabat UEA menyatakan tengah menyelidiki sumber serangan terhadap PLTN Barakah dan menegaskan negara itu memiliki hak penuh untuk merespons “serangan teroris” tersebut.

Sementara itu, Arab Saudi mengaku berhasil mencegat tiga drone yang memasuki wilayah udaranya dari arah Irak.

 Pemerintah Saudi menegaskan akan mengambil langkah operasional yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan dan keamanan negaranya.

Analis pasar IG, Tony Sycamore, menilai serangan drone tersebut menjadi peringatan serius bahwa serangan baru AS atau Israel terhadap Iran dapat memicu aksi balasan dari kelompok proksi Iran di kawasan Teluk, termasuk terhadap infrastruktur energi vital.

Baca Juga: Ekspor Nonmigas Singapura Melonjak 24,5% pada April, Lampaui Proyeksi Pasar

Di sisi lain, laporan Axios menyebutkan Presiden AS Donald Trump dijadwalkan bertemu para penasihat keamanan nasional pada Selasa untuk membahas opsi tindakan militer terkait Iran.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×