kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   18,00   0,11%
  • IDX 8.945   11,20   0,13%
  • KOMPAS100 1.232   5,57   0,45%
  • LQ45 871   6,27   0,72%
  • ISSI 324   1,18   0,37%
  • IDX30 444   0,97   0,22%
  • IDXHIDIV20 521   5,04   0,98%
  • IDX80 137   0,69   0,51%
  • IDXV30 144   1,30   0,91%
  • IDXQ30 142   0,82   0,58%

Imbal Hasil Obligasi 10 Tahun Jepang Turun Jelang Lelang


Selasa, 06 Januari 2026 / 09:08 WIB
Imbal Hasil Obligasi 10 Tahun Jepang Turun Jelang Lelang
ILUSTRASI. New-Japan-Yen-s-Bills (Masahiro Sugimoto/The Yomiuri Shimbun via Reuters)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) tenor 10 tahun turun tipis pada Selasa (6/1/2026), seiring investor menunggu hasil lelang obligasi dengan tenor yang sama yang dijadwalkan berlangsung hari ini.

Imbal hasil JGB 10 tahun turun 1 basis poin (bp) ke level 2,105%.

“Lelang diperkirakan akan mendapat permintaan yang cukup solid meski tidak terlalu kuat,” ujar Miki Den, senior Japan rate strategist di SMBC Nikko Securities.

Baca Juga: Hyundai Siap Gunakan Robot Humanoid di Pabrik AS Mulai 2028

Menurutnya, pasar saat ini tidak melihat banyak alasan untuk agresif membeli obligasi tenor 10 tahun, namun level imbal hasilnya dinilai sudah cukup menarik.

Pada sesi sebelumnya, imbal hasil obligasi 10 tahun sempat naik ke level tertinggi hampir dalam tiga dekade, seiring pasar mengantisipasi kenaikan suku bunga lanjutan oleh Bank of Japan (BOJ).

Spekulasi bahwa BOJ akan menaikkan suku bunga lebih cepat dan lebih tinggi terus menguat, terutama untuk membalikkan tren pelemahan yen.

Meski demikian, yen masih kesulitan menguat karena pelaku pasar menilai laju kenaikan suku bunga BOJ akan tetap berlangsung secara bertahap.

BOJ bulan lalu telah menaikkan suku bunga acuannya menjadi 0,75% dari 0,5%, namun Gubernur BOJ Kazuo Ueda belum memberikan sinyal jelas mengenai waktu kenaikan suku bunga berikutnya.

Baca Juga: Dolar AS Stabil Selasa (6/1), Kekhawatiran Venezuela Mereda & Sentimen Risiko Menguat

Pelemahan yen meningkatkan biaya impor dan mendorong tekanan inflasi, sehingga memperkuat ekspektasi pasar akan pengetatan kebijakan moneter lanjutan.

Hingga pukul 00.51 GMT, obligasi tenor dua tahun dan lima tahun belum tercatat diperdagangkan.

Sementara itu, imbal hasil obligasi berjangka lebih panjang justru bergerak naik. Imbal hasil JGB 20 tahun naik 0,5 bp menjadi 3,050%, sedangkan tenor 30 tahun naik 1,5 bp ke level 3,470%.

Kementerian Keuangan Jepang dijadwalkan melelang sekitar 2,6 triliun yen atau setara US$16,59 miliar obligasi pemerintah tenor 10 tahun pada hari ini.

Selanjutnya: POCO Pad M1 Masih Pantas di 2026, Ini Spesifikasi dan Harga Barunya

Menarik Dibaca: IHSG Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Selasa (6/1)




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×