kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   18,00   0,11%
  • IDX 8.945   11,20   0,13%
  • KOMPAS100 1.232   5,57   0,45%
  • LQ45 871   6,27   0,72%
  • ISSI 324   1,18   0,37%
  • IDX30 444   0,97   0,22%
  • IDXHIDIV20 521   5,04   0,98%
  • IDX80 137   0,69   0,51%
  • IDXV30 144   1,30   0,91%
  • IDXQ30 142   0,82   0,58%

Hyundai Siap Gunakan Robot Humanoid di Pabrik AS Mulai 2028


Selasa, 06 Januari 2026 / 09:01 WIB
Hyundai Siap Gunakan Robot Humanoid di Pabrik AS Mulai 2028
ILUSTRASI. Suasana produksi mobil Hyundai di Namyang R&D Center (DOK/Hyundai Motors Indonesia)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Hyundai Motor Group berencana mengerahkan robot humanoid di pabrik manufakturnya di Amerika Serikat mulai 2028.

Langkah ini menandai upaya produsen otomotif asal Korea Selatan tersebut untuk mengotomatisasi pekerjaan manufaktur yang berisiko tinggi dan bersifat repetitif.

Hyundai mengungkapkan versi produksi robot humanoid Atlas, yang dikembangkan oleh anak usahanya Boston Dynamics, dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas pada Senin (5/1/2026).

Baca Juga: Dolar AS Stabil Selasa (6/1), Kekhawatiran Venezuela Mereda & Sentimen Risiko Menguat

Perusahaan tidak mengungkapkan jumlah maupun biaya robot yang akan digunakan.

Namun, Hyundai menyatakan berencana memperluas adopsi robot humanoid ke seluruh fasilitas manufakturnya sebagai bagian dari strategi pengembangan “physical AI”, yakni kecerdasan buatan yang tertanam langsung dalam perangkat fisik.

Pada tahap awal, robot Atlas akan menjalankan tugas parts sequencing atau pengurutan komponen mulai 2028.

Penerapannya akan diperluas secara bertahap seiring dengan validasi manfaat dari sisi keselamatan dan kualitas produksi.

Hyundai menargetkan pada 2030 robot Atlas dapat terlibat dalam proses perakitan komponen, dengan rencana jangka panjang mengambil alih pekerjaan yang melibatkan beban berat, gerakan berulang, serta operasi yang kompleks di berbagai lini produksi.

Baca Juga: Penjualan Mobil AS Naik 2% pada 2025, Tahan Terhadap Tekanan Regulasi

Robot humanoid ini dirancang untuk mengurangi beban fisik pekerja dengan menangani tugas berisiko tinggi dan repetitif, sekaligus membuka jalan bagi penggunaan komersial yang lebih luas di sektor industri.

Namun, rencana ini juga memunculkan kekhawatiran terkait ketenagakerjaan. Di Kia Corp, afiliasi Hyundai Motor, serikat pekerja pada tahun lalu menyerukan pembentukan badan khusus untuk membahas potensi isu hak tenaga kerja dalam menghadapi era kecerdasan buatan, menyusul meningkatnya otomatisasi.

Wakil Ketua Hyundai Motor, Jaehoon Chang, mengatakan pada CES bahwa perusahaan memahami kekhawatiran terkait potensi pengurangan tenaga kerja.

Meski demikian, ia menegaskan manusia tetap dibutuhkan untuk merawat, melatih, dan mengawasi robot, bahkan akan muncul kebutuhan tenaga kerja baru.

Hyundai menilai robot humanoid akan menjadi segmen terbesar dalam pasar physical artificial intelligence, yang mencakup sistem AI tertanam pada perangkat keras yang mampu mengumpulkan data dunia nyata dan mengambil keputusan secara mandiri.

Baca Juga: CEO Nvidia: Chip Generasi Terbaru Sudah Diproduksi Massal

Teknologi ini mencakup robotika, pabrik pintar, hingga kendaraan otonom.

Sejumlah produsen otomotif melihat adanya irisan antara teknologi kendaraan otonom dan robotika, karena keduanya bertumpu pada sistem sensor, persepsi, dan pengambilan keputusan yang serupa dalam ranah embodied AI.

Robot Atlas dilengkapi tangan berskala manusia dengan sensor sentuhan dan mampu mengangkat beban hingga 50 kilogram.

Robot ini dapat beroperasi secara otonom dan dirancang untuk bekerja di lingkungan industri dengan suhu ekstrem, mulai dari minus 20 derajat Celsius hingga 40 derajat Celsius.

Hyundai juga menyebutkan tengah mempercepat pengembangan teknologi ini melalui kemitraan dengan sejumlah pemimpin global di bidang AI, termasuk kolaborasi dengan Nvidia dan Google, untuk meningkatkan aspek keselamatan, efisiensi, dan penerapan di dunia nyata.

Selanjutnya: Prospek Unilever (UNVR) Diprediksi Stabil di Tengah Tantangan, Cek Rekomendasinya

Menarik Dibaca: Sushi Tei Jogja Hadirkan Promo Special Deals of The Month dengan Diskon hingga 50%




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×