kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.543   43,00   0,25%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IMF menilai nilai tukar yen sudah terlalu tinggi


Selasa, 12 Juni 2012 / 11:11 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah menyatakan aktivitas ekonomi Indonesia konsisten meningkat


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

TOKYO. Dana Moneter Internasional (IMF) memberi peringatan, mata uang Jepang yakni yen dinilai sudah terlalu tinggi terhadap mata uang lainnya. Oleh sebab itu, bank sentral harus mempertimbangkan stimulus moneter lanjutan.

"Nilai tukar sudah terapresiasi tinggi sepanjang tahun lalu karena yen dianggap sebagai safe haven saat krisis mendera. Analisis kami merekam, nilai tukar ini sudah terlalu tinggi bahkan untuk perspektif jangka panjang," demikian ulasan IMF dalam laporan ekonomi Jepang yang dirilis hari ini.

Kekhawatiran investor atas krisis utang Eropa memicu kenaikan yen hingga 5% sejak pertengahan Maret 2012. Kondisi ini tentu mengancam aktivitas ekspor Jepang yang selama ini menjadi tulang punggung negara.

Lembaga keuangan dunia yang berbasis di Washington tersebut menyarankan, untuk mengatasi deflasi selama satu dekade ini, Bank of Japan (BoJ) harus membeli aset-aset substansial.

Yen turun menjadi 79,52 per dollar Amerika Serikat (AS) pada 12:46 di Tokyo. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,9% karena melonjaknya imbal hasil obligasi Spanyol lantaran bailout terakhir tak diyakini memecahkan masalah.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×