Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah India kembali menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dan diesel pada Selasa. Kenaikan ini menjadi yang kedua dalam sepekan terakhir seiring upaya pemerintah menutup kerugian akibat melonjaknya harga minyak mentah global.
Peritel bahan bakar di Delhi menyebut harga bensin naik sekitar 0,9 rupee per liter menjadi 98,64 rupee dari sebelumnya 97,77 rupee per liter. Sementara itu, harga diesel meningkat menjadi 91,58 rupee per liter dari sebelumnya 90,67 rupee per liter.
Kenaikan terbaru ini terjadi setelah pemerintah India pada Jumat lalu menaikkan harga bensin dan diesel sebesar 3 rupee per liter, yang merupakan kenaikan pertama dalam empat tahun terakhir.
Sebagai importir dan konsumen minyak terbesar ketiga di dunia, India menjadi salah satu negara ekonomi besar terakhir yang menyesuaikan harga BBM ritel setelah gangguan pengiriman energi melalui Selat Hormuz akibat perang yang dipicu serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Baca Juga: Trump Tunda Serangan ke Iran, Peluang Kesepakatan Nuklir Menguat
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah telah mendorong harga minyak dunia melonjak hingga di atas US$120 per barel, sebelum akhirnya sedikit mengalami koreksi.
Tiga perusahaan energi milik negara, yakni Indian Oil Corporation, Hindustan Petroleum Corporation, dan Bharat Petroleum Corporation, yang menguasai lebih dari 90% jaringan sekitar 103.000 stasiun pengisian bahan bakar di India, diketahui menetapkan harga BBM secara bersamaan.
Kenaikan harga BBM di India mencerminkan tekanan yang semakin besar terhadap negara-negara pengimpor energi di tengah volatilitas pasar minyak global. Kondisi ini juga meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan biaya transportasi di berbagai sektor ekonomi.













