kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Indonesia baru wacana dan drama, Prancis tak cuma reshuffle, kabinet bubar jalan


Jumat, 03 Juli 2020 / 21:50 WIB
ILUSTRASI. French President Emmanuel Macron attends a meeting at the Elysee Palace in Paris, France May 21, 2017. REUTERS/Philippe Wojazer


Sumber: DW.com | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - PARIS.  Saat reshuffle kabinet di Indonesia masih sebatas wacana dan pernyataan, tanpa banyak drama, di Prancis sudah terjadi. Perdana Menteri Prancis, Edouard Philippe hari Jumat (3/7) mengajukan pengunduran diri seluruh anggota kabinet kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron. Dengan perombakan itu, Presiden Prancis menyatakan ingin membuka jalan baru.  

Mengutip dw.com, Jumat (3/7), Istana Elysee tempat kedudukan Macron menyatakan, Philippe tetap akan menangani urusan pemerintahan sampai kabinet baru ditunjuk. Kantor Kepresidenan mengumumkan, Macron menunjuk Jean Castex sebagai perdana menteri baru, yang akan menggantikan Philippe. Castex kini bertugas membentuk kabinet yang baru.

Pembubaran kabinet ini membuka jalan bagi perombakan pemerintah, sesuai harapan  rakyat Prancis. Tekanan politik dalam negeri terhadap Macron sangat kuat. Seperti rangkaian aksi protes rompi kuning, yang menentang reformasi tenaga kerja. Aksi itu marak sebelum pandemi corona.

Cita-cita Macron setelah kabinet baru. 




TERBARU

[X]
×