kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.510   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.735   -124,36   -1,81%
  • KOMPAS100 896   -19,90   -2,17%
  • LQ45 659   -11,15   -1,66%
  • ISSI 244   -4,20   -1,70%
  • IDX30 372   -4,71   -1,25%
  • IDXHIDIV20 456   -5,92   -1,28%
  • IDX80 102   -1,89   -1,82%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,19   -0,99%

Indonesia baru wacana dan drama, Prancis tak cuma reshuffle, kabinet bubar jalan


Jumat, 03 Juli 2020 / 21:50 WIB
ILUSTRASI. French President Emmanuel Macron attends a meeting at the Elysee Palace in Paris, France May 21, 2017. REUTERS/Philippe Wojazer


Sumber: DW.com | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - PARIS.  Saat reshuffle kabinet di Indonesia masih sebatas wacana dan pernyataan, tanpa banyak drama, di Prancis sudah terjadi. Perdana Menteri Prancis, Edouard Philippe hari Jumat (3/7) mengajukan pengunduran diri seluruh anggota kabinet kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron. Dengan perombakan itu, Presiden Prancis menyatakan ingin membuka jalan baru.  

Mengutip dw.com, Jumat (3/7), Istana Elysee tempat kedudukan Macron menyatakan, Philippe tetap akan menangani urusan pemerintahan sampai kabinet baru ditunjuk. Kantor Kepresidenan mengumumkan, Macron menunjuk Jean Castex sebagai perdana menteri baru, yang akan menggantikan Philippe. Castex kini bertugas membentuk kabinet yang baru.

Pembubaran kabinet ini membuka jalan bagi perombakan pemerintah, sesuai harapan  rakyat Prancis. Tekanan politik dalam negeri terhadap Macron sangat kuat. Seperti rangkaian aksi protes rompi kuning, yang menentang reformasi tenaga kerja. Aksi itu marak sebelum pandemi corona.

Cita-cita Macron setelah kabinet baru. 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×