Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Siap-siap bagi yang ingin berkunjung ke Amerika Serikat (AS) karena Presiden Donald Trump memperketat persyaratan.
Sebuah proposal baru dari pemerintahan Trump akan mewajibkan pengunjung ke AS untuk memberikan riwayat aktivitas media sosial selama lima tahun untuk ditinjau sebagai syarat masuk.
Berita ini muncul pada Kamis (11/12/2025), tepat enam bulan sebelum dimulainya Piala Dunia FIFA 2026, yang diselenggarakan bersama oleh AS dengan Meksiko dan Kanada.
Badan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP), sebuah bagian dari Departemen Keamanan Dalam Negeri Presiden Donald Trump, mengajukan perubahan yang diusulkan pada Sistem Elektronik untuk Otorisasi Perjalanan (ESTA) sesuai dengan pemberitahuan yang diposting di Federal Register, jurnal resmi pemerintah AS.
"Untuk mematuhi Perintah Eksekutif 14161 Januari 2025 (Melindungi Amerika Serikat dari Teroris Asing dan Ancaman Keamanan Nasional dan Keselamatan Publik Lainnya), CBP menambahkan media sosial sebagai elemen data wajib untuk aplikasi ESTA. Elemen data ini akan mengharuskan pemohon ESTA untuk memberikan media sosial mereka dari 5 tahun terakhir," demikian pengumuman CBP seperti dilansir Reuters.
Baca Juga: Donald Trump Teken Perintah Eksekutif Batasi UU AI Negara Bagian
Belum jelas bagaimana tepatnya peninjauan media sosial akan dilakukan atau apa yang secara spesifik akan menyebabkan pemerintah ikut campur dalam masuknya warga negara asing ke negara tersebut.
Namun aturan ini akan berlaku untuk 42 negara yang berpartisipasi dalam "Program Bebas Visa AS," yang meliputi Inggris Raya, Spanyol, Prancis, Jerman, Italia, Norwegia, Portugal, Belgia, Australia, dan Selandia Baru.
FIFA belum berkomentar mengenai masalah ini.
"Jika Anda mulai melarang orang datang berlibur ke Amerika Serikat karena pandangan politik mereka mungkin sedikit condong ke kiri, ekonomi akan terpukul dengan buruk," kata Matthew Guariglia, analis kebijakan senior untuk Electronic Frontier Foundation, kepada Front Office Sports.
Baca Juga: Meksiko Naikkan Tarif Impor Produk dari China dan Negara Asia, Termasuk Indonesia












