CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.007,80   -0,91   -0.09%
  • EMAS995.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -0.30%
  • RD.CAMPURAN -0.02%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Ini Efek Samping Vaksin Pfizer pada Anak-Anak 5-11 Tahun di Singapura


Rabu, 19 Januari 2022 / 15:54 WIB
Ini Efek Samping Vaksin Pfizer pada Anak-Anak 5-11 Tahun di Singapura
ILUSTRASI. Efek samping vaksin Pfizer pada anak-anak berusia 5-11 tahun di Singapura. REUTERS/Dado Ruvic.


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan pada anak-anak berusia 5-11 tahun yang mendapatkan vaksin COVID-19, Otoritas Ilmu Kesehatan Singapura (HSA) mengatakan pada Rabu (19/1).

Singapura meluncurkan program vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak berusia lima hingga 11 tahun pada 27 Desember tahun lalu.

Sejauh ini, ada enam laporan reaksi "tidak serius" terhadap vaksin Pfizer-BioNTech/Comirnaty, satu-satunya vaksin yang Singapura setujui untuk kelompok usia ini, mewakili 0,03% dari 20.327 dosis yang sudah diberikan.

Baca Juga: Anak-anak dan Remaja Belum Membutuhkan Booster Covid-19, Ini Penjelasan WHO

Dari enam kasus, tiga adalah reaksi alergi, seperti gatal-gatal serta pembengkakan kelopak mata, wajah dan bibir. Sementara tiga lainnya masing-masing pusing, demam, dan napas cepat, menurut HSA, seperti dikutip Channel News Asia.

Sedangkan untuk anak-anak berusia 12 tahun ke atas, HSA menyatakan, menerima 1.170 laporan efek samping, mewakili 0,18% dari total 663.239 dosis yang sudah diberikan. Vaksinasi untuk kelompok usia ini dimulai pada 3 Juni 2021.

Dari jumlah tersebut, 83 adalah efek samping yang serius termasuk reaksi alergi, kondisi kulit, kejang, pusing, sinkop (pingsan dan episode singkat kehilangan kesadaran), miokarditis, perikarditis, dan takikardia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×