kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Ini isi rekaman percakapan pilot Iran yang bocor terkait jatuhnya pesawat Ukraina


Selasa, 04 Februari 2020 / 17:48 WIB
Ini isi rekaman percakapan pilot Iran yang bocor terkait jatuhnya pesawat Ukraina
ILUSTRASI. Puing-puing pesawat milik Ukraine International Airlines, yang jatuh setelah lepas landas dari Bandara Imam Khomeini, terlihat di pinggiran Teheran, Iran, 8 Januari 2020.

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - KIEV. Rekaman audio yang bocor dari seorang pilot Iran yang berbicara dengan menara kontrol di bandara Teheran menunjukkan, Iran tahu sejak awal telah menembak jatuh pesawat Ukraina bulan lalu.

Dalam rekaman yang diputar stasiun televisi Ukraina pada Minggu (2/2) malam, pilot pesawat maskapai Iran mengatakan, dia melihat "cahaya rudal" di langit sebelum pesawat Ukraina International Airways meledak dan jatuh.

"Rekaman yang bocor tersebut membuktikan, pihak Iran tahu sejak awal bahwa pesawat kami telah terkena rudal," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dalam sebuah wawancara televisi, Senin (3/2).

Baca Juga: Rekaman percakapan pilot bocor, Iran berang dengan Ukraina

"Dia (pilot) mengatakan, bagi saya tampaknya sebuah rudal sedang terbang. Dia mengatakannya dalam bahasa Persia dan Inggris, jadi semuanya sudah jelas," ujar Zelenskiy seperti dikutip Reuters.

Semua penumpang dan awak yang berjumlah 176 orang tewas ketika pesawat dengan nomor penerbangan 752 jatuh tak lama setelah lepas landas dari bandara Teheran dalam perjalanan ke Kiev pada 8 Januari lalu.

Hassan Rezaifar, pejabat Iran yang bertanggungjawab atas investigasi kecelakaan di Organisasi Penerbangan Sipil Iran, menyebutkan, Ukraina sudah melakukan "langkah aneh" dengan merilis rekaman rahasia tersebut.

Baca Juga: Iran minta dunia internasional tidak ubah kecelakaan pesawat jadi masalah politik

"Tindakan Ukraina tersebut menyebabkan kami tidak membagikan bukti lagi dengan mereka," kata Rezaifar seperti dilansir kantor berita Iran Mehr dan dikutip Reuters.

Berikut isi rekaman percakapannya:




TERBARU

Close [X]
×