kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Ini sektor industri yang paling terdampak virus corona versi Moody's


Selasa, 17 Maret 2020 / 13:41 WIB
ILUSTRASI. A member of cleaning staff in protective suit disinfects the cabin of an Emirates Airbus A380, following the outbreak of the coronavirus, in Dubai, United Arab Emirates March 5, 2020. Picture taken March 5, 2020. Emirates Airline/Handout via REUTERS ATTEN


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

Moody's menilai dalam skenario baseline mengasumsikan aktivitas ekonomi akan kembali normal pada paruh kedua tahun ini. Sementara, kemampuan beberapa perusahaan untuk menahan dampak virus akan tergantung pada berapa lama virus akan terselesailkan. 

Dalam riset Moody's yang dikirim Selasa (17/3) dipaparkan, industri yang memiliki eksposure besar atas corona virus dibagi menjadi tiga. 

Pertama industri terpapar cukup tinggi. Seperti, pakaian, manufaktur otomotif, suplaier otomotif, konsumer, gaming, pariwisata, maskapai penerbangan, ritel bukan makanan dan pengiriman secara global. 

Baca Juga: Masa darurat corona diperpanjang sampai 29 Mei 2020

Kedua, industri yang terpapar sedang alias moderat. Diantaranya, minuman, kimia manufaktur, media, logam dan tambang, minyak dan gas, properti, agrikultur, perusahaan jasa, produsen baja sampai perusahaan teknologi hardware. 

Ketiga adalah perusahaan yang bergerak di industri yang terpapar sangat rendah. Seperti konstruksi, pertahanan, peralatan dan transportasi, rental, pengemasan, farmasi, real estate, ritel makanan, telekomunikasi hingga manajemen sampah. 




TERBARU

[X]
×